Oppo Disebut Bakal Satukan ColorOS, OxygenOS, dan Realme UI, OnePlus serta Realme Bisa Tinggalkan Antarmuka Lamanya
- youtube
Olret – Sebuah laporan terbaru mengindikasikan bahwa Oppo tengah menyiapkan perubahan besar pada strategi perangkat lunaknya. Perusahaan disebut-sebut akan menyatukan tiga antarmuka Android miliknya, yakni ColorOS, OxygenOS, dan Realme UI, menjadi satu platform berbasis ColorOS.
Informasi tersebut pertama kali diungkap oleh Smartprix, yang mengutip sumber dari kalangan industri. Namun hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari Oppo, OnePlus, maupun Realme terkait kebenaran laporan tersebut.
Apabila rumor ini menjadi kenyataan, ponsel OnePlus dan Realme generasi mendatang kemungkinan tidak lagi menggunakan OxygenOS maupun Realme UI. Sebagai gantinya, kedua merek tersebut akan mengadopsi ColorOS sebagai sistem operasi utama di seluruh lini perangkat mereka.
Laporan yang sama juga menyebutkan adanya perubahan strategi bisnis di dalam grup Oppo. OnePlus dikabarkan akan lebih memusatkan perhatian pada pasar India dan Tiongkok, sementara Realme disebut mulai mengurangi fokusnya di pasar Tiongkok untuk memperkuat ekspansi di pasar internasional.
Di India, integrasi antara OnePlus dan Oppo juga disebut semakin erat. Jaringan layanan purnajual OnePlus kini telah digabungkan dengan Oppo, sehingga jumlah pusat layanan khusus OnePlus menjadi semakin terbatas. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya efisiensi operasional di bawah naungan Oppo.
Sebagai informasi, OxygenOS telah menjadi identitas perangkat lunak OnePlus sejak perusahaan tersebut meluncurkan smartphone pertamanya pada 2014. Sementara itu, Realme UI mulai diperkenalkan setelah Realme berdiri sebagai merek independen pada 2018. Adapun ColorOS merupakan antarmuka Android resmi milik Oppo yang digunakan pada smartphone Oppo di berbagai pasar global.
Sebenarnya, arah integrasi ini bukanlah hal baru. Pada 2021, OnePlus dan Oppo mengumumkan penyatuan basis kode perangkat lunak (codebase), sehingga pengembangan OxygenOS dan ColorOS dilakukan di atas fondasi yang sama. Sejak saat itu, ColorOS semakin banyak berperan dalam proses pengembangan perangkat lunak OnePlus, meski nama OxygenOS tetap dipertahankan sebagai identitas produknya.
Jika rumor terbaru ini terealisasi, branding OxygenOS kemungkinan akan benar-benar dihentikan. Hal serupa juga berpotensi terjadi pada Realme UI.
Bagi pengguna Realme, perubahan tersebut diperkirakan tidak akan terlalu terasa karena Realme UI selama ini memang memiliki tampilan dan fitur yang sangat mirip dengan ColorOS. Sebaliknya, pengguna OnePlus kemungkinan akan merasakan perubahan yang lebih signifikan, mengingat OxygenOS selama bertahun-tahun dikenal dengan antarmuka yang lebih ringan, sederhana, dan minim modifikasi.