Nubia Siapkan Smartphone AI Agent Pertama di Dunia, Debut di WAIC 2026 dengan Kemampuan Jalankan Tugas Secara Otomatis

Nubia M153
Sumber :
  • Nubia

Olret – Nubia resmi mengonfirmasi tengah mempersiapkan peluncuran smartphone flagship terbaru yang mengusung konsep AI Agent. Berbeda dari smartphone berbasis kecerdasan buatan yang saat ini hanya menawarkan fitur AI sebagai pelengkap, perangkat anyar ini diklaim menghadirkan agen AI tingkat sistem yang mampu memahami perintah pengguna dan menjalankan berbagai tugas kompleks secara otomatis.

img_title HyperOS 3.3 Mulai Digulirkan, Xiaomi 17 Series dan Xiaomi 15T Pro Resmi Kebagian Android 17

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Ni Fei, Wakil Presiden Senior ZTE sekaligus Presiden divisi Mobile Devices perusahaan. Ia menyebut perangkat terbaru Nubia ini akan menjadi smartphone AI Agent pertama di dunia.

Smartphone tersebut dijadwalkan melakukan debut publik pada ajang World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 yang berlangsung di Shanghai, Tiongkok, pada 17–20 Juli 2026.

img_title Samsung Perkenalkan Flex Titanium, Teknologi Layar Lipat Baru yang Bikin Galaxy Fold Lebih Tipis dan Lipatan Makin Samar

Berdasarkan spekulasi yang berkembang di industri, perangkat ini diyakini merupakan versi komersial dari smartphone Doubao generasi kedua yang dikembangkan Nubia melalui kerja sama dengan ByteDance. Sebelumnya, generasi awal yang dikenal dengan nama Nubia M153 diperkenalkan sebagai demonstrasi teknologi dan dilaporkan berhasil menjual sekitar 30.000 unit pada hari pertama penjualannya.

Sejumlah informasi dari otoritas Shanghai juga mengindikasikan bahwa smartphone AI terbaru Nubia akan menjadi salah satu produk utama yang diperkenalkan selama penyelenggaraan WAIC 2026.

img_title Motorola Edge 70 Max Resmi Meluncur, Usung Snapdragon 8 Gen 5, Baterai 7.100mAh, dan Layar AMOLED 144Hz

Keunggulan utama perangkat ini terletak pada integrasi AI yang jauh lebih mendalam dibandingkan smartphone AI saat ini. Nubia menjelaskan bahwa AI Agent yang dikembangkannya tidak hanya mampu menjawab pertanyaan atau menghasilkan konten, tetapi juga terhubung langsung dengan sistem operasi sehingga dapat memahami instruksi dalam bahasa alami dan mengeksekusi serangkaian tindakan secara mandiri.

Sebagai contoh, ketika pengguna meminta smartphone mencarikan tiket pesawat termurah menuju Beijing, AI Agent tidak hanya memberikan rekomendasi. Sistem akan membuka aplikasi yang diperlukan, membandingkan harga tiket dari berbagai pilihan, mengisi data pemesanan, hingga menyelesaikan proses pembayaran secara otomatis tanpa memerlukan interaksi manual dari pengguna.

Kemampuan tersebut didukung oleh arsitektur GUI Agent yang dipadukan dengan Large Language Model (LLM) yang berjalan langsung di perangkat. Dengan pendekatan ini, AI mampu memahami tampilan antarmuka aplikasi secara visual dan mengoperasikannya layaknya seorang pengguna, tanpa bergantung sepenuhnya pada integrasi API dari masing-masing aplikasi.

Halaman Selanjutnya
img_title