Mana yang Lebih Sehat: Kefir atau Kombucha? Cari Tahu Jawabannya di Sini
- https://www.pexels.com/photo/bottle-container-cream-creamy
Hal ini biasanya dilakukan dengan mencampurkan kombucha yang sudah jadi dan water kefir, setelah SCOBY maupun butiran kefir (kefir grains) disingkirkan terlebih dahulu.
Kefir dan kombucha sama-sama merupakan minuman fermentasi yang dibuat menggunakan bahan biang yang dapat digunakan kembali untuk membuat kelompok produksi berikutnya.
Kefir biasanya berbahan dasar susu, sedangkan kombucha dibuat menggunakan teh hijau atau teh hitam.
Rasa, Tekstur, dan Cita Rasa
Kefir tradisional berbahan dasar susu dan memiliki tekstur yang kental serta lembut (creamy). Banyak orang menganggap kefir sebagai yogurt yang bisa diminum.
Minuman ini memiliki rasa asam, dengan tingkat kemanisan yang bergantung pada penambahan gula. Kefir tersedia dalam berbagai varian rasa, terutama rasa buah, vanila, atau rasa tawar (plain).
Sebagai perbandingan, kombucha terutama dibuat dari teh hitam atau teh hijau, sehingga teksturnya lebih encer. Banyak orang mengenali kombucha dari ciri khasnya, yaitu adanya kultur hidup berlendir yang biasanya mengendap di dasar botol.
Saat pertama kali dicium, kombucha mengeluarkan aroma yang kuat seperti cuka. Minuman ini memiliki rasa pahit serta biasanya mengandung karbonasi dan berbuih; karakteristik ini berasal dari molekul karbon dioksida yang dihasilkan oleh asam asetat dan gas-gas lain selama proses fermentasi.
Kombucha tersedia dalam beragam pilihan rasa, termasuk buah, mint, dan berbagai rempah seperti kunyit dan jahe, di antara banyak pilihan lainnya.
Kefir memiliki tekstur kental dan rasa agak asam, serta sering dibandingkan dengan yoghurt yang lebih encer. Kombucha bersifat berkarbonasi dan memiliki aroma cuka, rasa pahit, serta kultur hidup berlendir yang khas yang sering mengendap di bagian dasar.
Jadi itulah perbandingan antara kombucha dan kefir. Keduanya merupakan minuman fermentasi yang menyehatkan tubuh.