5 Efek Samping Terlalu Banyak Mengonsumsi Kombucha, Apa Saja?
- https://www.pexels.com/photo/bottles-of-kombucha
Selain itu, kombucha mengandung senyawa yang disebut FODMAP, yaitu jenis karbohidrat tertentu yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada banyak orang, terutama mereka yang menderita IBS.
Terakhir, mengonsumsi kombucha secara berlebihan dapat menyebabkan asupan gula yang terlalu tinggi; hal ini dapat menarik cairan ke dalam usus dan memicu diare.
Oleh karena itu, sebagian orang mungkin mengalami perut kembung, penumpukan gas, dan diare jika mengonsumsi kombucha terlalu banyak.
Kombucha berkarbonasi, dapat mengandung gula tinggi dan mengandung FODMAP, yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada sebagian orang.
3. Mungkin mengandung gula tambahan dalam jumlah berlebih
Banyak minuman kombucha diberi pemanis berupa jus buah atau gula tebu agar produk tersebut lebih menarik bagi konsumen.
Meskipun hal ini dapat membuat rasa kombucha menjadi lezat, kandungan gula dalam minuman tersebut pun meningkat.
Jika dikonsumsi secara berlebihan, gula tambahan, terutama yang berasal dari minuman manis dapat berdampak buruk bagi kesehatan dalam berbagai hal.
Sebagai contoh, minuman manis telah dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes, obesitas, perlemakan hati, dan penyakit jantung.
Tergantung pada mereknya, satu porsi kombucha saja bisa mengandung hingga 28 gram gula, setara dengan 7 sendok teh.
Meskipun ada merek kombucha yang tinggi kandungan gulanya, terdapat pula produk kombucha lain yang bisa menjadi pilihan lebih baik.
Saat membeli kombucha, carilah minuman yang mengandung kurang dari 4 gram gula per porsi agar asupan gula tambahan Anda tetap minimal.
Jenis kombucha tertentu memiliki kandungan gula yang tinggi, yang tidak baik bagi kesehatan Anda secara keseluruhan. Membeli produk kombucha rendah gula sebisa mungkin merupakan pilihan yang paling menyehatkan.
4. Berbahaya bagi orang-orang tertentu
Meskipun kombucha aman bagi kebanyakan orang, minuman ini dapat menyebabkan efek samping yang parah pada sebagian orang.
Karena kombucha tidak dipasteurisasi dan mengandung campuran berbagai jenis bakteri serta ragi, minuman ini dapat memicu pertumbuhan bakteri oportunistik yang berpotensi menyebabkan infeksi pada orang-orang tertentu.
Sebagai contoh, individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah seperti penderita kanker, penyakit ginjal, atau HIV dapat mengalami komplikasi serius akibat mengonsumsi kombucha.