Menghirup Aroma Cokelat dapat Meningkatkan Performa Latihan Kaki dan Menekan Rasa Lapar

Menghirup Aroma Cokelat Hitam
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/orang-wanita-perempuan-kaum-wanita

Olret – Mencium aroma cokelat hitam sebelum dan selama latihan kaki membantu partisipan melakukan lebih banyak repetisi.

img_title 5 Cara Efektif untuk Menurunkan Tekanan Darah

Meskipun mekanisme pastinya belum diketahui secara pasti, para peneliti menduga bahwa aroma tertentu memicu perubahan fisiologis yang dapat memengaruhi performa fisik.

Aroma lain, termasuk pepermin dan jeruk, juga terbukti memengaruhi aktivitas olahraga. Aroma cokelat hitam mungkin dapat membantu Anda menambah jumlah repetisi saat melatih otot kaki di pusat kebugaran.

img_title 5 Pengobatan Rumahan untuk Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sekadar menghirup aromanya sebelum dan selama berolahraga dapat membantu meningkatkan performa latihan tanpa perlu mengonsumsi cokelat sama sekali.

Dalam sebuah studi eksploratif yang diterbitkan di jurnal Frontiers in Physiology, para peneliti menemukan bahwa pria muda yang sehat mampu melakukan repetisi yang jauh lebih banyak saat latihan leg extension setelah menghirup aroma cokelat hitam dengan kandungan kakao 90 persen, dibandingkan saat menghirup air (sebagai kontrol eksperimen). 

img_title 5 Tujuan Tidur yang Perlu Diketahui, Apa Saja?

Para partisipan yang menghirup aroma cokelat hitam juga melaporkan rasa lapar yang berkurang dan rasa kenyang yang lebih besar.

Aroma cokelat susu juga meningkatkan performa, meskipun tidak sebesar cokelat hitam, dan tampaknya memicu respons psikologis yang berbeda.

Studi ini menambah deretan penelitian yang menunjukkan bahwa aroma dapat memengaruhi performa atletik melalui interaksi kompleks antara otak, nafsu makan, dan persepsi.

"Temuan mereka, yang menunjukkan peningkatan performa lebih besar dengan cokelat hitam, sejalan dengan temuan lain dalam literatur ilmiah, di mana nafsu makan yang lebih rendah dan rasa kenyang yang lebih tinggi dikaitkan dengan performa yang lebih baik," ujar Marie-Eve Mathieu, PhD, Canada Research Chair bidang aktivitas fisik dan obesitas remaja di Université de Montréal. Mathieu tidak terlibat dalam penelitian ini.

Mathieu sendiri telah memublikasikan penelitian mengenai pengaruh berbagai aroma, termasuk peppermint, amonia, lavender, dan jeruk terhadap performa atletik.

Namun, mengingat adanya keterbatasan dalam eksperimen tersebut, para ahli menekankan bahwa studi baru ini sebaiknya dipandang sebagai langkah awal yang menarik, bukan sebagai bukti mutlak. 

Studi ini berskala relatif kecil, hanya melibatkan pria muda yang terbiasa melakukan latihan beban, serta mengevaluasi performa pada satu jenis latihan yang dilakukan setelah mereka berpuasa semalaman.

Halaman Selanjutnya
img_title