5 Bahan Alami untuk Membantu Tidur Lebih Nyenyak, Apa Saja?

Tidur lebih nyenyak
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/hitam-dan-putih-hitam-putih-hitam-putih-hitam-putih

Olret – Meskipun tidur merupakan faktor penting bagi kesehatan, banyak orang tidak mendapatkan tidur yang cukup setiap malamnya.

img_title Sering Menguap Sepanjang Hari? Jangan Selalu Anggap Cuma Mengantuk

Bantuan tidur alami, seperti melatonin dan magnesium, dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Produk seperti AGZ: Nightly Sleep Support Powder dari AG1 dapat membantu menciptakan rasa tenang, sehingga lebih mudah untuk terlelap.

Mendapatkan tidur berkualitas sering kali bermula dari praktik dan kebiasaan tidur yang baik. Namun, bagi sebagian orang, hal itu saja tidak cukup. 

img_title Sering Bangun Tapi Tetap Capek? Kebiasaan Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Jika Anda membutuhkan sedikit bantuan tambahan untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak, pertimbangkan untuk mencoba salah satu dari 5 suplemen alami peningkat kualitas tidur ini.

1. Melatonin

img_title Terlalu Sering Bilang Nanti Bisa Jadi Tanda Otak Sedang Kelelahan

Suplemen melatonin telah menjadi bantuan tidur yang populer. Sebuah studi tahun 2022 terhadap orang lanjut usia menemukan bahwa suplemen melatonin memperbaiki kualitas tidur, baik pada siang maupun malam hari.

Melatonin juga dapat meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan pada individu yang mengalami gangguan tidur. Secara khusus, melatonin tampaknya dapat mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk tertidur (latensi tidur) dan menambah total durasi tidur.

Meskipun ada beberapa studi lain yang tidak menemukan adanya perbaikan tidur akibat penggunaan melatonin, jumlah studi semacam itu tergolong sedikit. 

Studi yang menunjukkan adanya manfaat umumnya memberikan dosis melatonin sebesar 3 hingga 10 miligram (mg) kepada partisipan sebelum waktu tidur.

Suplemen melatonin tampaknya aman bagi orang dewasa jika digunakan dalam jangka waktu singkat, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui efek jangka panjangnya.

2. Akar valerian

Menurut sebuah studi tahun 2023, wanita yang sedang mengalami menopause maupun pascamenopause mengalami perbaikan dalam kualitas tidur dan gejala gangguan tidur setelah mengonsumsi valerian.

Studi kecil lainnya menemukan bahwa konsumsi 530 mg valerian setiap malam selama 30 hari menghasilkan peningkatan signifikan pada kualitas, latensi (waktu yang dibutuhkan untuk tertidur), dan durasi tidur dibandingkan dengan penggunaan plasebo pada pasien yang telah menjalani operasi jantung.

Sebuah studi tahun 2021 yang melibatkan 39 orang yang menjalani hemodialisis menemukan bahwa konsumsi 530 mg akar valerian sebelum tidur selama satu bulan memperbaiki kualitas tidur serta mengurangi kecemasan dan depresi dibandingkan dengan penggunaan plasebo.

Halaman Selanjutnya
img_title