5 Cara Alami untuk Mengurangi Kecemasan, Apa Sajakah?

Cara alami untuk mengurangi kecemasan
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/kantor-ruang-kantor-ruang-kerja-biro

Meditasi dapat meredakan stres dan kecemasan. Terapi kognitif berbasis kesadaran (mindfulness-based cognitive therapy atau MBCT) sejenis terapi wicara yang memadukan strategi meditasi dan kesadaran penuh dengan teknik terapi perilaku kognitif (CBT) dapat membantu mengatasi hal tersebut.

img_title 5 Kafe di Cilacap yang Aesthetic dan Instagramable untuk Dikunjungi

Sebuah uji klinis acak yang dilaporkan pada tahun 2023 menunjukkan bahwa program meditasi pengurangan stres berbasis kesadaran (mindfulness-based stress reduction atau MBSR) selama 8 minggu mampu meredakan gejala kecemasan sama efektifnya dengan Lexapro, obat antidepresan yang sering diresepkan.

3. Mengonsumsi makanan padat nutrisi

img_title 4 Tempat Makan di Batang, Jawa Tengah yang Enak dan Wajib Dicoba

Kadar gula darah yang rendah, dehidrasi, atau zat kimia dalam makanan olahan dapat memengaruhi suasana hati Anda. Pola makan tinggi gula juga dapat berdampak pada perasaan Anda.

Jika kecemasan Anda memburuk setelah makan, cobalah untuk meninjau kembali kebiasaan makan Anda. 

img_title Tingkatkan Kualitas Tidur dengan Ritual Malam

Menjaga tubuh tetap terhidrasi, menghindari makanan olahan, serta menerapkan pola makan seimbang yang kaya akan karbohidrat kompleks, buah-buahan, sayuran, dan protein tanpa lemak dapat membantu meringankan gejala yang Anda alami.

4. Melakukan latihan pernapasan dalam

Pernapasan yang dangkal dan cepat merupakan hal yang umum terjadi saat mengalami kecemasan. Kondisi ini dapat menyebabkan detak jantung cepat, pusing atau rasa melayang, bahkan serangan panik.

Latihan pernapasan dalam, yaitu proses sengaja untuk menarik napas secara perlahan, teratur, dan dalam dapat membantu memulihkan pola pernapasan normal serta meredakan gejala kecemasan saat itu juga.

5. Mengutamakan istirahat malam yang berkualitas

Meskipun survei tahun 2018 terhadap 400.000 orang menunjukkan bahwa hampir sepertiga orang dewasa tidur kurang dari 6 jam per malam, CDC merekomendasikan waktu tidur 7 jam atau lebih setiap harinya.

Anda dapat meningkatkan kualitas kebiasaan tidur (sleep hygiene) dengan cara:

- tidur saat Anda merasa lelah.

- menghindari menonton televisi atau membaca di tempat tidur.

- membatasi penggunaan ponsel, tablet, atau komputer di tempat tidur.

- bangun dari tempat tidur jika Anda hanya bisa berguling-guling tanpa bisa tidur.

- pindah ke ruangan lain (meskipun hanya ke kamar mandi) jika Anda tidak bisa tidur.

- menghindari kafein, makan dalam porsi besar, dan nikotin sebelum tidur.

Halaman Selanjutnya
img_title