5 Minyak Atsiri Terbaik untuk Mengatasi Stres, Apa Saja?
- https://www.pexels.com/id-id/foto/dua-botol-kaca-bening-dengan-cairan
Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa setelah 8 minggu penggunaan ekstrak chamomile, 58,1 persen partisipan mengalami penurunan gejala gangguan kecemasan umum (generalized anxiety disorder) tingkat sedang hingga berat.
Sebuah studi berskala kecil pada tahun 2018 menunjukkan bahwa terapi chamomile membantu mengurangi gejala kecemasan dan meningkatkan kadar kortisol di pagi hari.
Cobalah menggunakan diffuser atau mengoleskan beberapa tetes minyak esensial Roman chamomile sebelum tidur untuk merasakan efek menenangkannya.
3. Terbaik untuk meditasi
Minyak esensial jeruk merupakan minyak berbahan dasar jeruk yang memiliki sifat anxiolytic (pereda kecemasan) dan mampu menciptakan suasana yang menenangkan.
Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa partisipan yang menghirup minyak esensial jeruk manis tidak mengalami peningkatan kecemasan atau ketegangan saat menghadapi situasi yang memicu kecemasan; hal ini berbeda dengan partisipan yang menghirup aroma kontrol (minyak tea tree) atau plasebo.
Namun, aroma segarnya juga dapat mempertajam indra dan meningkatkan kewaspadaan. Kombinasi antara kewaspadaan ini dan efek menenangkan tersebut dapat menciptakan suasana hati yang seimbang, sehingga sangat cocok untuk kegiatan meditasi.
Minyak esensial jeruk dapat digunakan dengan alat penyebar aroma (diffuser) atau dipadukan dengan produk lain.
4. Terbaik untuk kecemasan
Minyak cendana berasal dari kayu dan akar Santalum album, atau pohon cendana India Timur. Ini merupakan salah satu pohon paling berharga di dunia.
Dengan aroma yang hangat dan bernuansa tanah (earthy), minyak atsiri cendana juga memiliki sifat anxiolytic, sehingga sangat baik untuk meredakan kecemasan.
Sebuah studi berskala kecil pada tahun 2006 menemukan bahwa minyak cendana efektif mengurangi kecemasan pada para partisipan. Ukuran sampelnya terlalu kecil untuk menarik kesimpulan pasti, namun hasilnya menjanjikan.
Minyak atsiri yang lembut dan beraroma kayu ini dapat digunakan dengan alat penyebar aroma (diffuser), dioleskan pada kulit, atau dihirup secara langsung.
5. Terbaik untuk mengatasi stres
Clary sage (Salvia sclarea) adalah tanaman herbal berbunga yang berasal dari wilayah Mediterania. Tanaman ini sangat bermanfaat untuk mengatasi stres karena kemampuannya memengaruhi kadar kortisol, yaitu hormon stres.
Menurut sebuah penelitian tahun 2014, menghirup aroma clary sage terbukti efektif menurunkan kadar kortisol dan memberikan efek yang menyerupai antidepresan pada wanita yang sedang mengalami menopause.