Ingin Memperlambat Penuaan Biologis? Tidur selama 6,4 hingga 7,8 Jam per Malam Mungkin Bisa Membantu

Tidur selama 6,4 hingga 7,8 jam per malam dapat memperlambat penuaan biologis
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/wanita-perempuan-kaum-wanita-tempat-tidur

Olret – Sebuah studi terbaru menemukan bahwa durasi tidur yang terlalu singkat atau terlalu lama dapat mempercepat penuaan pada otak dan organ tubuh lainnya.

img_title Diet Keto Mungkin Menawarkan Manfaat Selain Penurunan Berat Badan

Studi tersebut menggunakan indikator penuaan biologis untuk mengamati hubungan antara tidur dengan berbagai kondisi kesehatan mental dan medis. Para peneliti juga menemukan adanya kaitan langsung antara tidur dan depresi pada masa tua.

Tidur merupakan aspek penting bagi kesehatan secara menyeluruh dan kesejahteraan emosional. Durasi dan kualitas tidur dapat memengaruhi tubuh Anda dalam berbagai cara.

img_title Mengapa Memiliki Tubuh yang Lentur Baik untuk Kesehatan Anda

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nature menemukan bahwa tidur yang terlalu sedikit atau terlalu banyak dapat mempercepat penuaan pada otak dan bagian tubuh lainnya.

Penelitian sebelumnya telah mengaitkan kurangnya tidur dengan penuaan otak yang lebih cepat. Namun, studi ini melangkah lebih jauh dengan menunjukkan adanya hubungan antara durasi tidur dan penuaan pada hampir setiap organ tubuh.

img_title 5 Tips agar Lebih Mudah Deep Sleep Setiap Malam

"Tidur adalah hal mendasar bagi penuaan yang sehat dan umur panjang. Yang lebih penting lagi, faktor ini berpotensi untuk diubah atau diperbaiki," ujar penulis utama studi, Junhao Wen, PhD, seorang asisten profesor ilmu radiologi di Universitas Columbia. 

"Dalam studi ini, kami mengukur jam penuaan biologis pada berbagai organ untuk menghubungkan jam-jam tersebut dengan durasi tidur," ungkap Wen kepada Healthline.

Durasi Tidur dapat Mempercepat Penuaan pada Otak dan Organ Tubuh

Usia kronologis adalah jumlah tahun seseorang telah hidup. Usia biologis mengukur seberapa cepat sel dan jaringan tubuh mengalami penuaan. Studi semacam ini meneliti penuaan biologis dan berbagai faktor yang dapat memengaruhinya.

"Jam penuaan" (aging clocks) telah menjadi semakin populer dalam jenis studi ini. Jam-jam ini merupakan model komputasi ilmiah yang memperkirakan usia biologis seseorang serta apakah mereka mengalami penuaan lebih cepat atau lebih lambat dibandingkan usia kronologisnya.  

Perkiraan ini didasarkan pada data biologis individu tersebut. Sebagian besar jam penuaan mengukur usia di seluruh bagian tubuh. Namun, organ tubuh dapat mengalami penuaan dengan kecepatan yang berbeda-beda. 

Tim peneliti di balik studi ini berperan penting dalam mengembangkan jam penuaan untuk organ-organ tertentu. Jam-jam ini dapat memberikan informasi yang lebih spesifik dan personal bagi setiap individu.

Halaman Selanjutnya
img_title