Menambahkan Rempah pada Hidangan dapat Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Rempah-rempah dapat menurunkan tekanan darah
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/aneka-rempah-di-atas-piring-kayu

OlretTekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung dan stroke. Para peneliti menyatakan bahwa menambahkan rempah-rempah ke dalam makanan dapat membantu menurunkan tekanan darah, setidaknya untuk sementara waktu.

img_title Bisakah Mengonsumsi Foundayo tanpa Air atau Makanan? Berikut Penjelasannya

Mereka menyebutkan bahwa rempah-rempah seperti kayu manis dan jahe merupakan makanan kaya nutrisi yang mengandung senyawa-senyawa yang dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Mereka juga menambahkan bahwa penggunaan rempah-rempah dalam makanan sebagai pengganti garam atau gula dapat meningkatkan kesehatan Anda.

img_title Kebiasaan yang Perlu Dibentuk Sekarang demi Umur yang Lebih Panjang

Menambahkan lebih banyak bumbu pada makanan Anda tidak hanya dapat memperkaya cita rasa, tetapi juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Selama beberapa dekade terakhir, para peneliti telah mempelajari peran pola makan dalam menangani penyakit jantung, termasuk masalah tekanan darah. Umumnya, penelitian berfokus pada jenis makanan yang dikonsumsi masyarakat.

img_title 5 Manfaat Kesehatan Mengonsumsi Biji-bijian Utuh

Dalam sebuah studi terbaru, para ilmuwan menyoroti bagaimana makanan dibumbui dan pengaruhnya terhadap tekanan darah.

Penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition tersebut melaporkan bahwa konsumsi tanaman herbal dan rempah-rempah dapat menurunkan tekanan darah, setidaknya untuk sementara waktu.

Para peneliti menggunakan metode pemantauan tekanan darah ambulatori selama 24 jam, bukan sekadar satu kali pengukuran di tempat praktik dokter. 

Para partisipan mengenakan manset yang melakukan pengukuran setiap 20 hingga 30 menit, dan hasil rata-rata selama periode 24 jam tersebut kemudian digunakan dalam analisis.

Apa yang Diungkapkan oleh Penelitian Tersebut

Sebanyak 63 peserta dalam penelitian ini memiliki setidaknya satu faktor risiko penyakit jantung. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok, yang masing-masing menerima asupan rempah dengan takaran berbeda dalam makanan mereka:

- diet rendah rempah dengan 0,5 gram (g) per hari.

- diet rempah sedang dengan 3,3 g per hari.

- diet tinggi rempah dengan 6,6 g per hari.

Seluruh peserta menjalani pola makan tersebut selama 4 minggu, dengan jeda istirahat selama 2 minggu di antaranya.

Para peneliti melaporkan bahwa kelompok dengan diet tinggi rempah cenderung menunjukkan perbaikan pada hasil pengukuran tekanan darah 24 jam dibandingkan dengan kelompok diet rendah dan sedang.

Tidak ditemukan adanya pengaruh terhadap kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL), tekanan darah yang diukur di klinik, penanda glikemia, fungsi pembuluh darah, maupun stres oksidatif.

Halaman Selanjutnya
img_title