4 Tempat Makan di Batang, Jawa Tengah yang Enak dan Wajib Dicoba
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Olret – Melintas di jalur pantura atau sengaja mampir ke Batang, mau coba beberapa kuliner di sana tetapi bingung mau makan apa? Berikut ini kami rangkumkan referensi tempat makan yang enak dan wajib dicoba.
Kota kecil ini ternyata menyimpan berbagai macam tempat makan dengan cita rasa yang tidak kalah dengan kuliner di kota besar. Dari seafood segar di pinggir pantai, sate kambing legendaris, hingga masakan tradisional Jawa yang otentik, semua bisa ditemukan di sini.
1. Aloha Seafood
Mari kita mulai perjalanan kuliner kita dengan Aloha Seaside Resto, surga kuliner yang terletak di Jl. Raya Pantai Sigandu, Batang. Restoran dengan rating 4.3 bintang dari 400+ pengunjung ini telah menjadi destinasi wajib para wisatawan yang melintasi jalur pantura.
Yang membuat Aloha Seafood begitu istimewa adalah karena pilihan ikan bakarnya yang melimpah. Mulai dari Gurame, Kakap, Kerapu, Pihi, hingga Dorang, semua diolah dengan bumbu khas yang meresap hingga ke dalam daging ikan.
2. Raja Sate H. Subali
Selanjutnya dalam daftar kuliner Batang, kita akan mengunjungi Raja Sate H. Subali yang telah menjadi legenda sejak 1972 dengan sate kambing yang menggoda. Berlokasi di Jl. Tol Semarang - Batang Nomor 360b, Area Kebun/Hutan, Gondang.
Restoran ini strategis bagi pelancong yang melintasi jalur pantura. Rahasia kelezatan sate di tempat ini yaitu daging kambing yang dipilih adalah kualitas premium, empuk, dan tidak berbau prengus. Kedua, sate disajikan di atas hotplate sehingga tetap panas saat dinikmati.
3. Kampung Jawa Pawone Simbah
Mari kunjungi Kampung Jawa Pawone Simbah yang menghadirkan pengalaman kuliner yang akan membawa wisatawan kembali ke masa kecil. Terletak di Kampung Lebo, Warungasem, restoran dengan konsep tradisional Jawa ini hanya berjarak 8 menit dari pintu keluar tol Batang-Pekalongan.
Begitu memasuki restoran, wisatawan akan langsung terpesona dengan suasana rumah Jawa kuno yang klasik dan nyaman. Arsitektur, perabotan, hingga ornamen-ornamen khas Jawa membuat pengalaman makan seperti berkunjung ke rumah eyang (kakek/nenek) di desa.
4. Omah Kayoe Resto