Alexander Zverev Juara Roland Garros, Penderitaan di Final Grand Slam Berakhir

Alexander Zverev memegang trofi juara Roland Garros 2026
Sumber :
  • RolandGarros.com

Tenis Olret – Penderitaan Alexander Zverev di final Grand Slam akhirnya berakhir. Petenis Jerman ranking 3 dunia tersebut memenangkan perebutan juara Roland Garros 2026 melawan Flavio Cobolli.

img_title Linda Noskova Juara Wimbledon 2026 Disaksikan Para Legenda Tenis

Sascha Zverev sebelumnya kalah mengenaskan pada pertandingan final lima set di Grand Slam US Open 2020 melawan Dominic Thiem, setelah sempat unggul di dua set awal.

Zverev kalah lagi dengan lima set di final French Open 2024 menghadapi Carlos Alcaraz, lalu dibantai tiga set oleh Jannik Sinner pada final Australian Open 2026.

img_title Jannik Sinner Sebut Selalu Menjadi Kehormatan Besar Untuk Menghadapi Djokovic

Bayang-bayang kekalahan keempat di final Grand Slam sempat menghantui Zverev dengan perlawanan hebat yang diberikan Flavio Cobolli.

Membuat Zverev susah payah menjalani pertandingan lima set selama empat jam 16 menit.

img_title Sinner Mengincar Duel Melawan Zverev di Final Wimbledon 2026

Alexander Zverev pemenang Grand Slam di Roland Garros

Photo :
  • RolandGarros.com

Zverev memulai dengan agresif, Petenis Jerman itu mematahkan servis Cobolli di gim pertama. 

Sejak saat itu, Sascha mendikte permainan dengan pukulan yang keras untuk menekan Cobolli yang kurang akurat dengan pengembalian bolanya, Zverev menang telak 6-1 di set pertama.

Cobolli bermain lebih agresif dan akurat pada set kedua dengan menggunakan pukulan drop shot secara efektif. 

Pemain Italia peringkat 14 dunia tersebut berhasil mematahkan servis Zverev di game ketujuh yang memberikannya kemenangan 6-4 di set kedua 

Di awal set ketiga, Flavio Cobolli menangkis break point pada kedudukan game ketiga pada posisi tertinggal 1-2, untuk mempertahankan servisnya dan menyamakan skor jadi 2-2.

Namun Cobolli malah melakukan empat kesalahan sendiri saat memegang servis di game 10. Sehingga Zverev bisa membuat break dan menang 6-4 pada set ketiga.

Memasuki set keempat, Zverev menunjukkan kegugupan yang telah menghantuinya pada masa lalu.

Sascha melakukan tiga kesalahan sendiri yang menyebabkan kehilangan servis di game pertama, lalu kehilangan servis untuk kedua kalinya ketika memukul bola voli yang nyangkut ke ner.

Meskipun Sascha mampu bangkit dari kedudukan 3-5 menjadi 5-5, ia tidak mampu merebut kembali kendali permainan di sesi tie-break.

Cobolli bangkit dari ketertinggalan 1-3 menjadi unggul 5-3 di tie-break, memanfaatkan empat error dari Zverev. 

Flavio Cobolli runner up Roland Garros 2026

Photo :
  • ATP Tour

Halaman Selanjutnya
img_title