Perjuangan Epik Petenis Thailand Mananchaya Sawangkaew Menembus Babak Ketiga Wimbledon
- WTA Tennis
Tenis Olret –Banyak penggemar tenis yang mencibir Mananchaya Sawangkew saat beberapa hari lalu sukses meraih kemenangan pertamanya di turnamen Grand Slam.
Sawangkaew mencetak kemenangan mengejutkan pertama di Wimbledon dengan mengalahkan finalis Grand Slam Roland Garros dan unggulan ke-20.Maja Chwalinska. Namun, banyak orang menyebut Sawangkew hanya beruntung karena musibah yang menimpa lawannya.
Maja Chwalinska nyaris menang saat memimpin dengan skor 6-2, 5-2. Kemudian musibah menimpa Chwalinska, dia tergelincir saat berusaha mengejar bola yang menyebabkan pergelangan kakinya terkilir.
Maja Chwalinska kakinya terkilir pada babak pertama Wimbledon 2026
- WTA Tennis
Chwalinska masih dapat memaksakan untuk melanjutkan pertandingan dengan kondisi kaki yang cedera.
Mananchaya Sawangkew berhasil mengejar ketertinggalannya, dan menang atas Chwalinska dengan skor 2-6, 7-5, 6-2.
Setelahnya, Mananchaya Sawangkew menjawab cibiran orang yang julid dengan kemenangan lainnya di Wimbledon.
Petenis putri Thailand peringkat 164 dunia itu melanjutkan kiprahnya ke babak ketiga Wimbledon setelah membuat kemenangan meyakinkan 7-5, 6-0, atas pemain ranking 81 dari Amerika Serikat, Alycia Parks.
Mananchaya Sawangkew jadi petenis Asia Tenggara pertama yang menembus babak ketiga Wimbledon 2026. Dua petenis Asia Tenggara lainnya telah tersingkir di babak kedua.
Petenis terbaik Thailand peringkat 99 dunia, Lanlana Tararudee, takluk 5-7, 5-7, menghadapi unggulan ke-18 Ekaterina Alexandrova.
Lanlana Tararudee - Wimbledon 2026
- WTA Tennis
Sedangkan petenis Indonesia ranking 42 dunia, Janice Tjen, kalah rubber set 7-6 (7-5), 1-6, 4-6, melawan Daria Kasatkina yang mewakili Australia.
Janice Tjen - Wimbledon 2026
- WTA Tennis
Petenis putri Asia Tenggara lainnya, Alexandra Eala, akan menjalani pertandingan babak kedua Wimbledon pada hari ini melawan Maya Joint dari Australia.
Alexandra Eala - Wimbledon 2026
- WTA Tennis
Perjuangan Mananchaya Sawangkew Bangkit dan Mengejar Prestasi Tanasugarn
Mananchaya Sawangkew tinggal dua kemenangan lagi untuk menyamai prestasi Tamarine Tanasugarn yang mencetak sejarah bagi Thailand dengan mencapai perempat final di Wimbledon pada tahun 2008.
Setelah mengalahkan Chwalinska dibabak pertama, Sawangkaew mengatakan bahwa Tanasugarn mengiriminya pesan ucapan selamat dan menyuruhnya untuk "menikmati lapangan rumput."
Perjuangan Sawangkew menembus babak ketiga Grand Slam tidaklah mudah.
Dia terlebih dulu menjalani tiga pertandingan kualifikasi Wimbledon secara rubber set dalam kemenangannya melawan Anouk Koevermans, Mary Stoiana, dan Oceane Dodin.