Dengan Menumbangkan Tim Raksasa, Spanyol Secara Resmi Meraih Gelar ke-10 Dalam Sejarahnya
- thethao247.vn
Olret – Timnas U-19 Spanyol mengalahkan Jerman 2-0 dalam laga final Kejuaraan Eropa U-19 UEFA, sekaligus mengamankan gelar juara ke-10 mereka dan mencatatkan sejarah baru.
Timnas U-19 Spanyol kembali menegaskan dominasi mereka di kancah sepak bola usia muda Eropa dengan menaklukkan Jerman 2-0 pada partai final Kejuaraan Eropa U-19 UEFA. Kemenangan di Racecourse Ground ini mempersembahkan gelar ke-10 bagi *La Roja*—sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah turnamen tersebut.
Pertandingan final ini berlangsung cukup seimbang pada fase awal. Jerman memulai laga dengan penuh percaya diri dan menciptakan beberapa peluang berbahaya, terutama melalui aksi Otto Stange. Namun, kiper Manu Gonzalez tampil gemilang dengan melakukan serangkaian penyelamatan krusial yang menjaga pertahanan Spanyol tetap kokoh di bawah tekanan.
Setelah sempat kesulitan di awal laga, Spanyol perlahan berhasil menguasai jalanny apertandingan berkat keunggulan dalam penguasaan bola dan permainan menyerang yang padu. Pada menit ke-38, Xavi Espart melakukan aksi individu yang impresif sebelum memberikan operan kepada Hugo Lopez; penyerang Spanyol itu menunjukkan teknik apik dalam mengolah bola, namun tembakannya membentur mistar gawang.
Meski sempat melewatkan peluang sebelumnya, Hugo Lopez tidak perlu menunggu lama untuk mencatatkan namanya di papan skor. Pada menit ke-43, Thiago Pitarch mengirimkan umpan akurat kepada Daniel Yanez. Tembakan Yanez sempat membentur tiang gawang dan memantul kembali, namun Lopez berada di posisi yang tepat untuk menyambar bola muntah dari jarak dekat, sekaligus membawa Spanyol unggul sesaat sebelum turun minum.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri tim berseragam merah itu saat memasuki babak kedua. Hanya tiga menit setelah pertandingan dilanjutkan, Spanyol menggandakan keunggulan mereka. Memanfaatkan sepak pojok Daniel Yanez, Mario Rivas melompat tinggi untuk menyundul bola ke dalam gawang Jerman, mengubah skor menjadi 2-0 dan menempatkan *La Roja* dalam posisi yang sangat menguntungkan.
Jerman berjuang keras untuk bangkit di sisa waktu pertandingan. Moritz Reimers, Jykese Fields, Montrell Culbreath, dan Francis Onyeka semuanya sempat melepaskan upaya berbahaya ke arah gawang, namun lini pertahanan Spanyol tetap tampil disiplin. Manu Gonzalez terus menjadi sosok tangguh di bawah mistar dengan melakukan sejumlah penyelamatan krusial.