Argentina Menghadapi Potensi Sanksi FIFA Setelah Kemenangan Atas Inggris

Argentina
Sumber :
  • vnexpress.net

OlretArgentina menghadapi risiko sanksi disiplin FIFA setelah sejumlah pemain membentangkan spanduk bertuliskan "Kepulauan Malvinas milik Argentina" usai kemenangan mereka atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.

img_title Mbeumo Mencetak Gol, Man Utd Meraih Kemenangan Mengesankan Atas Raksasa La Liga

Setelah peluit akhir pertandingan di Stadion Atlanta, para pemain Argentina berkumpul di hadapan para penggemar untuk merayakan kemenangan. Gelandang Giovani Lo Celso membentangkan spanduk tersebut di lapangan, ditemani oleh rekan-rekan setimnya seperti Nicolas Otamendi, Cristian Romero, dan Lisandro Martinez.

Spanduk yang awalnya dibentangkan di depan tribun penonton itu kemudian diletakkan di atas rumput lapangan agar para pemain dapat berdiri mengelilinginya untuk berfoto.

img_title Man Utd Mendapatkan Dorongan Besar Menjelang Laga Pembuka Liga Premier Musim 2026/27

Pesan tersebut merujuk pada Kepulauan Falkland, sebuah Wilayah Seberang Laut Inggris yang disebut sebagai Malvinas oleh Argentina dan yang kedaulatannya telah lama diklaim oleh negara tersebut.

Sengketa antara kedua negara ini telah berlangsung selama beberapa dekade dan memuncak pada Perang Falkland tahun 1982, yang merenggut nyawa lebih dari 900 orang, termasuk 255 tentara Inggris dan 649 tentara Argentina. Setelah perang berakhir, Inggris tetap memegang kendali atas kepulauan tersebut.

img_title Tim nasional Spanyol Paling Sukses di Abad ke-21

Isu kedaulatan atas Kepulauan Falkland/Malvinas telah lama dianggap sebagai topik yang sensitif secara politis. Oleh karena itu, menjelang pertandingan semifinal antara Inggris dan Argentina, FIFA dan aparat keamanan AS memperketat pengawasan terhadap spanduk serta barang-barang yang memuat pesan politik.

Menurut media Argentina, aparat keamanan telah mengumumkan larangan bagi penonton untuk membawa bendera, spanduk, atau kaus yang menampilkan konten terkait Malvinas ke dalam stadion. Menteri Keamanan Argentina, Alejandra Monteoliva, mengonfirmasi bahwa segala barang yang memuat pesan politik, rasial, atau keagamaan dilarang, seraya mengakui bahwa slogan "Kepulauan Malvinas milik Argentina" merupakan sebuah pesan politik.

Reuters juga melaporkan pada saat itu bahwa FIFA telah melarang penggunaan bendera terkait Falkland/Malvinas di tribune penonton selama pertandingan berlangsung. Kendati demikian, setelah Argentina mengalahkan Inggris, spanduk tersebut muncul di lapangan saat para pemain sedang merayakan kemenangan.

Berdasarkan Laws of the Game (Aturan Permainan) yang ditetapkan oleh International Football Association Board (IFAB), pemain dilarang menggunakan perlengkapan atau menampilkan slogan, gambar, maupun pesan yang bersifat politis, religius, atau pribadi.

Aturan tersebut menyatakan: "Perlengkapan tidak boleh memuat slogan, pernyataan, atau gambar yang bersifat politis, religius, atau pribadi."

IFAB juga menetapkan bahwa atas setiap pelanggaran, pemain atau tim "akan dikenai sanksi oleh penyelenggara kompetisi, asosiasi nasional, atau FIFA."

Halaman Selanjutnya
img_title