Panawangan Darurat Anak Tidak Sekolah, Pemuda Muhammadiyah dan Pemerintah Kecamatan Turun Tangan

Foto bersama usai pembukaan Baitul Arqom Pemuda Muhammadiyah di Panawangan.
Sumber :
  • AT

Ciamis, Olret – Relawan Pendidikan Kecamatan Panawangan dikukuhkan dalam kegiatan Baitul Arqom Dasar yang digelar di Desa Girilaya, Kecamatan Panawangan, Ciamis -  Jawa Barat,  Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Ciamis ini menjadi langkah awal penanganan 786 Anak Tidak Sekolah (ATS) yang tersebar di wilayah Panawangan.

img_title Pemuda Muhammadiyah Ciamis Gandeng UMC, 15 Warga Dapat Beasiswa Kuliah

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan Panawangan mewakili Camat Panawangan, Kepala Desa Girilaya, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ciamis, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Ciamis, serta perwakilan organisasi otonom Muhammadiyah, yakni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah.

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Ciamis, Mochamad Isa Nuralamsyah menyampaikan, organisasinya konsen mengembangkan empat profil pemuda negarawan, yakni Gerakan Islam Berkemajuan yang masif hingga ke tingkat desa, penguatan keilmuan, sosial interpreneurship, dan politik kebangsaan.

img_title Pemuda Muhammadiyah Ciamis Turun ke Desa, Dorong Penanganan Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Dusun

Ia mengatakan, di Kecamatan Panawangan, gerakan tersebut diawali dari Desa Girilaya dengan fokus utama penanganan Anak Tidak Sekolah.

"Kami akan konsen melakukan penanganan anak tidak sekolah, langkah-langkahnya melalui verifikasi kemudian mengajak anak kembali ke sekolah," ujar Isa sapaan akrab Mochamad Isa Nuralamsyah, kepada Olret, Sabtu (25/7).

img_title Relawan Pendidikan Muhammadiyah Datangi DPRD Ciamis, Tanyakan Soal Anak Tidak Sekolah

Ketua PDPM Ciamis ini menambahkan, dari data yang dihimpun, terdapat 786 anak di wilayah Panawangan yang saat ini tidak bersekolah.

"Data jumlah ATS di wilayah Panawangan ini menjadi acuan kerja para relawan pendidikan yang baru dikukuhkan dalam memetakan dan mendampingi anak-anak agar kembali mengenyam pendidikan," jelasnya.

Sekretaris Kecamatan Panawangan, Endang Koswara menyambut baik gerakan yang diinisiasi Pemuda Muhammadiyah tersebut. Ia mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan agar dampak program dapat lebih meluas dirasakan masyarakat.

"Kami menyambut baik gerakan pemuda Muhammadiyah, mari kolaborasi dengan pemerintahan agar semua gerakan lebih meluas dirasakan masyarakat," kata Endang.

Ia menilai, pengukuhan relawan pendidikan di Kecamatan Panawangan menjadi momentum penting agar penanganan Anak Tidak Sekolah dapat terlihat progres dan kemajuannya secara terukur ke depan.

Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ciamis, Fuad Farhani, dalam kesempatan yang sama menceritakan perjalanan para pendiri Muhammadiyah yang memiliki ghirah perjuangan dan ruhul jihad untuk mengabdikan diri kepada Allah melalui bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.

Halaman Selanjutnya
img_title