HMD Pulse Pro dan Crest Max Siap Dapat Upgrade Chipset, Performa Diklaim Lebih Kencang

HMD Crest Max
Sumber :
  • HMD

Olret – HMD Global dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan untuk sejumlah ponsel kelas menengahnya di pasar Eropa. Kali ini, perusahaan disebut akan berfokus pada peningkatan performa, salah satu aspek yang menjadi sorotan pada generasi sebelumnya. Bocoran terbaru menyebut HMD Pulse Pro dan HMD Crest Max akan mendapatkan chipset baru, sementara HMD Fusion juga dikabarkan bakal menerima peningkatan pada sektor prosesor dan layar.

HMD Pulse Pro versi Eropa disebut akan mengalami peningkatan perangkat keras yang cukup signifikan. Model generasi pertama yang meluncur pada April 2024 menggunakan chipset Unisoc T606, dipadukan dengan layar IPS LCD berukuran 6,65 inci beresolusi HD+ dan refresh rate 90Hz. Ponsel ini juga dibekali kamera utama 50MP, kamera tambahan di bagian belakang, kamera depan 50MP, RAM hingga 8GB, penyimpanan internal 128GB, serta baterai 5.000mAh dengan dukungan pengisian daya 20W.

Pada versi yang diperbarui, HMD Pulse Pro dikabarkan akan beralih ke MediaTek Helio G99. Chipset tersebut disebut mampu menawarkan peningkatan performa sekitar 45 persen dibandingkan prosesor sebelumnya. Selain itu, perangkat ini kabarnya akan menggunakan layar IPS LCD berukuran 6,56 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120Hz. Konfigurasi memori juga meningkat menjadi RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB. Sementara itu, sektor kamera dan baterai diperkirakan tetap mempertahankan spesifikasi yang sama seperti model generasi pertama.

Pembaruan serupa juga disebut akan hadir pada HMD Crest Max. Model yang diperkenalkan pada Agustus 2024 ini sebelumnya mengandalkan chipset Unisoc T760 dan layar OLED berukuran 6,67 inci dengan resolusi Full HD+. Untuk fotografi, perangkat tersebut membawa tiga kamera belakang dengan sensor utama 64MP serta kamera depan 50MP. Spesifikasi lainnya mencakup RAM 8GB, penyimpanan internal 256GB, dan baterai 5.000mAh yang mendukung pengisian daya 33W.

Dalam bocoran yang beredar, HMD Crest Max versi baru diperkirakan akan menggunakan MediaTek Dimensity 7025 sebagai pengganti Unisoc T760. Meski chipsetnya berubah, komponen lain, termasuk layar, kamera, kapasitas RAM, penyimpanan, dan baterai, disebut tidak mengalami perubahan. Jika informasi tersebut akurat, peningkatan utama perangkat ini akan berpusat pada kemampuan pemrosesan, bukan perombakan desain maupun fitur secara menyeluruh.

Selain kedua model tersebut, HMD Fusion juga dikabarkan akan memperoleh pembaruan perangkat keras. Ponsel modular ini sebelumnya menggunakan Snapdragon 4 Gen 2, tetapi versi berikutnya disebut akan beralih ke Snapdragon 7s Gen 2. Pergantian chipset tersebut diklaim dapat meningkatkan performa CPU sekitar 25 persen. HMD Fusion versi baru juga dirumorkan akan membawa layar dengan refresh rate 120Hz dan resolusi lebih tinggi. Perubahan ini berpotensi menjawab sebagian kritik terhadap performa dan kualitas layar pada model sebelumnya.

Pada generasi pertama, HMD Pulse Pro dan Crest Max menawarkan sejumlah fitur yang menarik, termasuk baterai yang dapat diganti sendiri oleh pengguna serta komitmen dukungan perangkat lunak. Namun, performa harian menjadi salah satu aspek yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Penggunaan chipset MediaTek pada model pembaruan diharapkan dapat membuat aktivitas sehari-hari, mulai dari berpindah aplikasi hingga menjalankan berbagai tugas, terasa lebih responsif.

Meski demikian, peningkatan performa sebenarnya akan bergantung pada implementasi perangkat keras, optimalisasi perangkat lunak, dan pengelolaan daya masing-masing model. Angka peningkatan yang beredar juga masih perlu dikonfirmasi melalui pengujian independen setelah perangkat resmi diluncurkan.

Hingga informasi ini terkonfirmasi secara resmi, spesifikasi HMD Pulse Pro, Crest Max, dan Fusion versi terbaru masih berstatus bocoran. Belum ada kepastian mengenai jadwal peluncuran, harga, maupun ketersediaan finalnya di pasar Eropa. Jika kabar tersebut terbukti benar, pembaruan ini dapat menjadi langkah HMD Global untuk memperkuat daya saing ponsel kelas menengahnya tanpa harus mengubah keseluruhan konsep perangkat.