Huawei MatePad Pro 12 (2026): Tablet Super Tipis dengan Layar OLED Premium, tetapi Masih Terkendala Google

Huawei MatePad Pro 12
Sumber :
  • Huawei

Namun, ada satu hal penting yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli perangkat ini, yaitu keterbatasan layanan Google. Huawei MatePad Pro 12 (2026) tidak dibekali Google Mobile Services dan Google Play Store secara bawaan. Pengguna harus mengandalkan AppGallery atau metode alternatif untuk mendapatkan aplikasi yang dibutuhkan. Beberapa layanan populer seperti Gmail dan YouTube juga mungkin memerlukan pengaturan tambahan agar dapat digunakan sesuai kebiasaan pengguna Android pada umumnya.

Dukungan instalasi aplikasi melalui file APK memang memberikan fleksibilitas lebih luas. Meski begitu, pengalaman penggunaan tidak selalu sama dengan tablet Android yang memiliki dukungan Google secara resmi. Kondisi ini menjadi salah satu kompromi terbesar, khususnya bagi pengguna yang sehari-hari bergantung pada ekosistem Google untuk bekerja maupun berkomunikasi.

Untuk performa, Kirin T93 cukup memadai dalam menangani produktivitas harian dan aktivitas kreatif. Pengolahan dokumen, pencatatan, hingga penggunaan aplikasi menggambar dapat dijalankan dengan lancar. Namun, tablet ini bukan pilihan yang ditujukan untuk mengejar performa gaming kelas atas atau pengeditan video 4K dengan beban kerja intensif. Kemampuan chipset tersebut lebih diarahkan pada kebutuhan produktivitas dan penggunaan multimedia sehari-hari.

Pengalaman menggunakan Huawei MatePad Pro 12 (2026) juga semakin lengkap berkat dukungan aksesori tambahan. Salah satunya adalah HUAWEI Glide Keyboard yang memiliki desain engsel ganda. Aksesori ini memungkinkan tablet digunakan dalam posisi menyerupai laptop maupun mode studio untuk aktivitas menggambar. Kehadiran trackpad responsif dan tombol dengan jarak tekan yang nyaman membuat pengalaman mengetik dokumen panjang terasa lebih praktis.

Sementara itu, HUAWEI M-Pencil Pro generasi ketiga menjadi aksesori yang menarik bagi pengguna dengan kebutuhan ilustrasi digital dan pencatatan tulisan tangan. Stylus ini mendukung sensitivitas tekanan sehingga pengguna dapat menghasilkan variasi goresan sesuai kebutuhan. Fitur gerakan meremas juga memungkinkan pengguna memunculkan menu radial untuk mengakses pilihan kuas dengan lebih cepat.

Ketika dipadukan dengan aplikasi GoPaint bawaan Huawei, pengalaman menggambar terasa semakin optimal. Permukaan PaperMatte memberikan sedikit tekstur yang membuat ujung stylus tidak terlalu licin ketika menyentuh layar. Kombinasi tersebut menghadirkan sensasi menggambar yang lebih mendekati penggunaan media tradisional dibandingkan layar kaca biasa.