Ruben Amorim: 'Inter Bisa Bermain Dengan Mata Tertutup'

Amorim
Sumber :
  • twitter (x)

Olret – Menjelang derbi Milan, Ruben Amorim menarik perhatian dengan melontarkan pernyataan bahwa Inter adalah tim yang mampu bermain bahkan dengan mata tertutup.

Pelatih AC Milan tersebut menjelaskan apa yang membuat lawan mereka begitu tangguh, sembari menegaskan bahwa timnya tidak datang ke pertandingan ini hanya untuk sekadar merasa kagum.

Tepat sebelum derbi Milan, Ruben Amorim menyampaikan pengamatan mencolok mengenai Inter dengan mengatakan: “Inter adalah tim yang bisa bermain bahkan dengan mata tertutup.” Melalui komentar dalam konferensi pers tersebut, juru taktik AC Milan itu menyoroti kekompakan yang mulus serta konsistensi dalam sistem permainan rival sekota mereka.

Amorim menjelaskan: “Bahkan saat melakukan rotasi pemain, Inter Milan selalu tahu persis apa yang harus dilakukan.” Menurutnya, kekuatan Inter tidak hanya bergantung pada segelintir bintang individu; siapa pun yang turun ke lapangan, setiap pemain memahami peran spesifik mereka, sehingga gaya permainan tim secara keseluruhan tetap terjaga.

Pelatih asal Portugal itu sangat terkesan dengan kemampuan Inter dalam beradaptasi terhadap situasi yang berkembang di lapangan. Ia mencatat bahwa *Nerazzurri* memiliki “kemampuan luar biasa untuk membaca berbagai fase pertandingan”—sebuah kualitas yang terasah berkat pengalaman serta berbagai trofi yang mereka raih dalam beberapa tahun terakhir.

Saat diminta untuk mengulas lebih jauh mengenai lawannya tersebut, Amorim menyoroti fleksibilitas Inter di lini tengah. Bahkan ketika profil pemain yang diturunkan berubah, anggota tim lainnya tetap mampu berkoordinasi seolah-olah sistem permainan tersebut sudah mendarah daging bagi mereka. Ia bahkan berkomentar bahwa mereka “tahu persis apa yang harus dilakukan, tanpa memerlukan banyak latihan tambahan.”

Meski demikian, pelatih Milan tersebut tidak ingin pujiannya disalahartikan sebagai rasa cemas menjelang duel di Serie A. Ia menyatakan: “Inter memiliki segudang talenta, tetapi kami datang ke sini untuk bertarung, dan kami akan siap. Kami memahami betapa pentingnya pertandingan ini dan memiliki tanggung jawab untuk meraih kemenangan.”

Milan baru saja menelan kekalahan dari Bologna, namun menurut Amorim, skuadnya telah mengesampingkan rasa frustrasi tersebut untuk fokus pada persiapan. Bagi pelatih asal Portugal itu, untuk menaklukkan tim Inter yang permainannya sudah sangat padu—bahkan seolah bisa bermain dengan mata tertutup—Milan harus tetap disiplin secara taktis serta menunjukkan ketenangan di sepanjang jalannya pertandingan.