Rumor OnePlus Tinggalkan Eropa dan AS Menguat, Oppo Disebut Siap Ambil Alih Pasar
- youtube
Olret – Rumor mengenai perubahan besar dalam strategi bisnis OnePlus kembali mencuat. Laporan terbaru menyebutkan bahwa merek smartphone yang berada di bawah naungan Oppo tersebut kemungkinan akan mengakhiri penjualan perangkatnya di pasar Eropa dan Amerika Serikat, sementara Oppo disebut akan memperluas kehadirannya untuk mengisi kekosongan tersebut.
Meski kabar ini belum dikonfirmasi secara resmi, informasi tersebut langsung menarik perhatian karena dapat menjadi salah satu perubahan terbesar dalam sejarah ekspansi global OnePlus.
WinFuture Sebut OnePlus Siapkan Perubahan Strategi Besar
Laporan ini pertama kali diungkap oleh media teknologi Jerman WinFuture, yang mengklaim bahwa OnePlus dan Oppo tengah bersiap mengumumkan sebuah "perubahan strategi besar" dalam waktu dekat.
Menurut laporan tersebut, OnePlus akan secara bertahap menghentikan kehadirannya di pasar smartphone Eropa dan Amerika Serikat. Sebagai gantinya, Oppo disebut akan memperkuat bisnis smartphone-nya, khususnya di kawasan Eropa.
Namun hingga artikel ini ditulis, baik OnePlus maupun Oppo belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar tersebut.
Rumor Muncul Setelah Berbagai Spekulasi Sepanjang Tahun
Isu ini bukan pertama kalinya menghampiri OnePlus pada tahun ini. Pada Januari lalu, perusahaan sempat diterpa rumor yang menyebutkan bahwa OnePlus akan menghentikan operasinya. Rumor tersebut kemudian dibantah secara langsung oleh pihak OnePlus.
Meski demikian, berbagai spekulasi mengenai perubahan strategi global perusahaan terus bermunculan. Salah satunya adalah laporan yang menyebut bahwa smartphone OnePlus versi global di masa mendatang kemungkinan akan menggunakan ColorOS milik Oppo sebagai sistem operasi utama, menggantikan identitas OxygenOS yang selama ini menjadi ciri khas OnePlus di pasar internasional.
Tanda-Tanda Pengurangan Kehadiran OnePlus di Eropa
Laporan WinFuture juga menyoroti sejumlah indikasi bahwa OnePlus mulai mengurangi aktivitas penjualannya di beberapa negara Eropa.
Di Jerman, misalnya, toko online resmi OnePlus kini hanya menampilkan OnePlus 15R sebagai perangkat yang tersedia. Sementara itu, model flagship OnePlus 15 maupun jajaran OnePlus Nord disebut sudah tidak lagi dijual melalui kanal resmi.
Kondisi serupa dikabarkan juga terjadi di sejumlah negara lain, termasuk Italia, Spanyol, Prancis, Austria, Belgia, Belanda, Republik Ceko, Denmark, Swedia, dan Norwegia.