Pernikahan Dibangun Atas Dasar Persamaan, Dipersatukan Lewat Perbedaan

Pernikahan Dibangun Atas Dasar Persamaan
Sumber :
  • instagram

Pernikahan dibangun Atas Dasar Persamaan, Tetapi Untuk Menyatukan Perbedaan

img_title 4 Restoran Keluarga Salatiga yang Seru untuk Kumpul Bersama

Tidak perlu jauh jauh berbicara soal perbedaan, yang paling dekat saja dan sering membuat hubungan tampak tak harmonis adalah menyatukan pikiran dan pendapat, visi misi untuk masa depan bersama.

Biasanya umumnya pernikahan dibangun karena kedua individu yang bersatu, memiliki visi dan misi yang sama, yaitu saling mencintai, sebagai salah satu bentuk ibadah dank arena Allah azza wa jalla. Namun untuk menyatukan perbedaan seringkali terjadi konflik dan ketidak cocokkan yang sebenarnya bisa di kompromikan bersama.

img_title 5 Alasan Lebih Mudah Kesal pada Keluarga Dibanding Orang Lain

Sehingga tampak naïf sekali, mereka yang bercerai karena alasan ketidak cocokkan. Padahal sedari awal mereka sadar bahwa banyak perbedaan yang sebenarnya bisa dipersatukan dan dibicarakan dalam musyawarah bersama.

Jadi, Benahi Niat Awal Sebelum Menikah, Karena Pasti Berat Menanggung Perjanjian Yang Disaksikan Para Malaikat.

img_title Bukan Sudah Tidak Cinta, Ini Alasan Pasangan Bisa Terlihat Makin Dingin

Dengan perjanjian Mitsaqon Ghalidzo , pernikahan bukanlah dibangun hanya untuk 1-2 bulan atau 1-2 tahun, namun selamanya hingga sisa usia berakhir. Bahkan bisa dipersatukan kembali kelak dalam Jannah Allah bersama.

Sehingga mengingat berat dan sakralnya suatu pernikahan, cobalah untuk benahi niat awal untuk menikah. Niatkanlah untuk bersama pasangan untuk meraih surge Allah bersama, niatkanlah sebagai bentuk ibadah.

Dan nantinya akan lebih mudah untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah, karena sedari awal niatnya adalah untuk saling mengasihi dan menyayangi satu untuk selamanya. Selain itu, menikah itu bukan hanya soal kamu cinta dan siap saja, tapi harus saling menerima.