MU Bertekad 'Empat Pilar' Tak Bisa Disentuh, Apakah itu?
- getty image
Olret – Setelah lebih dari sebulan memimpin Manchester United, Ruben Amorim telah mengidentifikasi kerangka strategis dengan Harry Maguire, Amad Diallo, Rasmus Højlund dan Kobbie Mainoo, faktor-faktor yang diharapkan dapat membawa tim kembali ke puncaknya.
Ruben Amorim secara bertahap membentuk Manchester United dengan gayanya sendiri. Setelah delapan pertandingan dan rotasi 24 pemain, Amorim telah menemukan empat nama menonjol – Harry Maguire, Amad Diallo, Rasmus Hojlund dan Kobbie Mainoo – untuk membangun tim.
Mantan striker legendaris Man United - Teddy Sheringham berkomentar, kuartet ini menjadi faktor terpenting dalam rencana Amorim.
“Harry Maguire masih menjadi nama besar di klub ini. Kobbie Mainoo memberikan keseimbangan yang diperlukan di lini tengah. Sedangkan Amad Diallo dan Rasmus Hojlund adalah talenta muda yang menjanjikan dan berkemauan keras,” kata Sheringham.
Amad Diallo dengan cepat menjadi fokus di pertandingan pertama di bawah Amorim. Tampil gemilang, terutama saat meraih kemenangan impresif atas Manchester City di laga derby, pemain berusia 22 tahun itu menunjukkan kemampuannya dalam menciptakan terobosan dan kreativitas.
Rasmus Hojlund - yang mencetak lima gol di bawah asuhan Amorim, terus menunjukkan potensi besar dalam menyerang. Sheringham tak segan-segan memuji:
"Hojlund masih sangat muda tetapi telah menunjukkan semangat juang dan ketajaman. Pengalamannya beberapa waktu terakhir telah membantunya berkembang secara signifikan, mampu memikul tanggung jawab besar di garis depan.”
Kobbie Mainoo dengan cepat mendapatkan kepercayaan Amorim berkat ketenangan dan kemampuannya mengendalikan lini tengah. Setelah kembali dari cedera, Mainoo membuktikan nilainya dengan penampilan luar biasa, menjadi penghubung yang sangat diperlukan dalam skema taktis 3-4-3 Amorim.
Harry Maguire menjadi nama paling mengejutkan di kuartet ini. Meski ban kaptennya dicopot oleh Erik ten Hag, Maguire menunjukkan performa impresif di laga besar melawan Arsenal dan Manchester City.
Penampilannya yang solid turut meningkatkan kepercayaan diri Amorim. Tak hanya itu, Maguire juga sedang merundingkan perpanjangan kontrak dan tampil optimistis dengan masa depan di Old Trafford.
Skema 3-4-3 Ruben Amorim yang membawa kesuksesan besar di Sporting Lisbon diterapkan di Man United dengan harapan bisa membentuk gaya permainan baru. Kuartet Maguire, Amad, Hojlund dan Mainoo dianggap sebagai tulang punggung skuad ini, memadukan pengalaman, pemuda, dan kreativitas.
Meski demikian, perjalanan Amorim membangun kembali Man United masih penuh tantangan.
Dengan empat kemenangan dalam delapan pertandingan pertama, ia menghadapi tekanan baik dari fans maupun manajemen. Laga selanjutnya melawan Bournemouth akan menjadi kesempatan bagi Amorim untuk terus menegaskan visi dan strateginya.
Membangun tim di sekitar Maguire, Amad, Hojlund, dan Mainoo tidak hanya memiliki arti taktis, tetapi juga menunjukkan tekad Ruben Amorim untuk membawa Man United kembali ke posisi teratas.
Dengan kombinasi pengalaman Maguire, kreativitas Amad, ketajaman Hojlund, dan energi Mainoo, Man United berjanji akan segera meraih kembali kejayaannya. Perjalanan itu baru saja dimulai, namun kuartet ini menjadi kunci pembuka masa depan cerah bagi Setan Merah.