Harga BBM Naik, Keputusan Nir Empati?

Harga BBM Naik
Sumber :
  • tangkapan layar twitter

Olret – Sampai dengan sore hari ini, hastag Pertamax masih menjadi trending. Hal ini tak lepas dari keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM.

Ustadz Adi Hidayat Bahas Tentang Vina Cirebon, Netizen : Semoga 3 Pelaku Melihat Video Ini

Salah satu unggahan yang menjadi sorotan adalah twit dari akun @aindraku atas nama DR. INDRA KUSUMAH. Dalam twitannya dia memulai dengan membandingkan harga RON 95 (kualitas di atas Pertamax) di Malaysia harga RM2.05 atau Rp6.642/liter. Jauh lebih murah dari Pertalite di Indonesia pdhl kualitasnya di bawah (RON 90).

Dia pun melanjutkan, bahwa ada hal yang aneh antara Pertamina dengan Petronas. Pertamina yang rugi di atas 191 T sedangkan Petronas untung 853 T.

Pesan Ustadz Adi Hidayat Kepada Diduga Pembunuh Vina Cirebon

Berikut ini beberapa twitannya yang menarik perhatian warganet.

  1. Dulu, alasannya ikuti harga dunia. Lho, saat ini harga minyak dunia turun?. Ini kok malah menaikkan harga BBM ?‍♂️?‍♂️? Lucunya, utk program kurang berdampak kpd masyarakat seperti KCJB & IKN uang APBN tetiba ada, tetapi untuk masyarakat langsung (subsidi BBM) tetiba kekurangan?‍♂️
  2. Realitasnya, pemerintah butuh uang utk bayar utang. Utang Indonesia naik jadi Rp 7.163,12 T hingga akhir Juli 2022. Utang ini hrs dibayar. Sejak awal kita tolak utang ugal2an karena akhirnya rakyat yg hrs bayar utang negara dg pajak2 dinaikkan & subsidi2 dikurangi bahkan dicabut.
  3. Rakyat sedang tertatih-tatih berjuang pulih secara ekonomi paska pandemi, tetiba dihantam kenaikan harga BBM. Itu adalah keputusan nir empati!