6 Teknik Terkuat Penakluk Bijuu: Dari Segel Kuno Hingga Mata Rinnegan!

Bijuu
Sumber :
  • youtube

Saat Gaara melepaskan segelnya dan berubah penuh menjadi Shukaku, tubuh asli Gaara justru terbentuk dan tertidur mengantuk di bagian dahi monster pasir tersebut. Secara taktik tempur, ini adalah kelemahan fatal. Ibarat sebuah tameng raksasa tapi penggunanya malah tidur di luar pelindungnya.

Gamabunta dan Naruto memanfaatkan celah ini; Naruto cuma perlu memberikan pukulan keras ke kepala Gaara untuk membangunkannya dari tidur. Begitu Gaara sadar, kesadaran Shukaku langsung tertekan ke alam bawah sadarnya dan wujud monster raksasa ini hancur menjadi debu pasir dalam hitungan detik.

Dan kenapa di sini admin menyebutnya sebagai kejadian langka? Karena setelah pertarungan ini, Kishimoto merombak total aturan perubahan Jinchuriki. Di masa depan, saat karakter seperti Killer B atau Yugito berubah menjadi wujud Biju penuh, tubuh sang Jinchuriki menyatu sepenuhnya atau terlindungi jauh di dalam inti cakra monster tersebut.

2. Jutsu Penyegelan (Aturan Standar dari Desa)

Cara kedua adalah jalur resmi yang paling sering dipakai oleh desa-desa ninja, yaitu Jutsu Penyegelan. Ini adalah cara yang melahirkan sistem Jinchuriki. Daripada mencoba menghabisi monster yang akan terus hidup kembali, desa-desa ini memilih untuk mengunci cakra monster tersebut ke dalam tubuh manusia ataupun benda pusaka.

Meskipun ini adalah cara yang paling standar, tingkat kesulitannya sangat gila. Jutsu penyegel yang sanggup menahan tubuh cakra sekelas Biju adalah teknik tingkat tinggi yang sangat rumit, menuntut presisi panjang, dan seringkali masuk dalam golongan Kinjutsu ataupun Jutsu Terlarang.

Mari kita lihat sejarahnya: untuk menundukkan Hachibi, desa Kumogakure harus memakai benda pusaka peninggalan Rikudo Sennin dan juga memakai teknik Fuinjutsu untuk memindahkannya ke tubuh Killer B. Banyak shinobi yang mati karena tubuh mereka hancur tidak kuat menahan segel tersebut sebelum Killer B akhirnya berhasil menyesuaikan dirinya.

Lalu contoh paling parah ada pada penyegelan Kyubi; Minato Namikaze harus membelah jiwa monster itu menjadi dua bagian memakai Shiki Fujin, lalu dia memakai jutsu itu untuk mengunci setengah cakra tersebut ke dalam tubuh bayi Naruto.