Ini Alasan Semua Member Akatsuki Meninggalkan Desa, Demi Uang Hingga Balas Dendam
- youtube
Olret – Organisasi Akatsuki adalah kelompok paling mematikan di seluruh sejarah dunia Naruto. Mereka bukan sekedar perkumpulan penjahat biasa, mereka adalah 10 kriminal kelas S yang masing-masing punya daya hancur setara dengan pasukan shinobi.
Tapi ada satu pertanyaan mendasar yang sering dilupakan. 10 monster ini tidak lahir dari ruang kosong. Mereka dulunya adalah prajurit elit kebanggaan desa masing-masing. Mereka pernah memakai pelindung kepala dengan rasa hormat, menjalankan misi resmi, dan bertarung demi pemimpin ataupun kage di desanya.
Apa yang mematahkan akal sehat mereka sampai mereka memutuskan untuk mencoret lambang desa di dahi mereka dan bergabung dengan kelompok buronan ini? Jadi di artikel kali ini kita akan membedah secara tajam rekam jejak pikiran dan juga sejarah kelam dari setiap anggota Akatsuki. Kita akan membongkar alasan mutlak kenapa mereka membuang identitas lama mereka sebagai shinobi.
Para Pendiri di Balik Hujan
Nagato, Konan
- youtube
Kita mulai dari para pendiri era baru, yaitu Nagato dan Konan. Kasus mereka berdua sangat unik karena aslinya mereka tidak pernah mengkhianati atau meninggalkan desa mereka. Mereka justru adalah pihak yang memenangkan perang saudara dan juga mengambil alih kekuasaan Amegakure.
Mari kita bedah sejarahnya.
Nagato, Konan, dan Yahiko adalah yatim piatu korban perang dunia shinobi kedua. Setelah dilatih oleh Jiraiya, mereka membentuk Akatsuki versi awal dengan tujuan murni membawa kedamaian ke Amegakure tanpa memakai kekerasan. Kelompok ini tumbuh besar dan dapat dukungan rakyat.
Tapi di dunia shinobi, nama besar yang terlalu populer adalah ancaman bagi penguasa. Hanzo sang pemimpin Amegakure saat itu merasa posisinya telah terancam. Dia lalu bekerja sama dengan Danzo dari Konoha. Hanzo menjebak Akatsuki, dia menyandera Konan dan memakai Nagato untuk menghabisi Yahiko. Yahiko akhirnya menusukkan dirinya sendiri ke senjata Nagato demi menyelamatkan Konan.
Kejadian brutal inilah yang menghancurkan kewarasan Nagato. Di detik itu juga Nagato memanggil patung Gedomazo dan juga menghabisi seluruh pasukan Hanzo. Tragedi ini tentunya merubah total tujuan Akatsuki. Nagato tidak percaya lagi kepada kedamaian lewat obrolan.