9 Terapi Alami dan Komplementer untuk Amiloidosis

Terapi Alami dan Komplementer untuk Amiloidosis
Sumber :
  • https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images

Terapi alami dan komplementer dapat membantu meredakan gejala serta meningkatkan kesejahteraan tubuh. Berikut adalah sembilan cara untuk memulainya.

1. Pergerakan

Amiloidosis dapat menyebabkan kelelahan dan tubuh terasa lemah, sehingga berolahraga mungkin menjadi hal terakhir yang ingin Anda lakukan. 

Selain itu, masalah jantung bisa membuat olahraga intensitas tinggi tidak memungkinkan untuk dilakukan. Berlari dan jenis olahraga intensitas tinggi lainnya mungkin terasa berat bagi penderita amiloidosis, namun bukan berarti Anda harus berhenti bergerak sama sekali.

Sebaiknya pilihlah olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang. Aktivitas apa pun yang membuat Anda tetap bergerak tanpa terlalu membebani tubuh dapat memberikan manfaat.

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai aktivitas seperti:

- tai chi.

- yoga.

- latihan beban.

- program jalan kaki.

Dengan berolahraga secara rutin, Anda dapat membantu mengatasi nyeri dan kelelahan akibat amiloidosis. Namun, kuncinya adalah berolahraga dengan aman. Mencari teman olahraga bisa sangat membantu.

2. Terapi tidur

Mengalami kelelahan di siang hari dapat menyulitkan Anda untuk tidur pada malam hari, terutama jika Anda sering tidur siang. 

Jika Anda menderita insomnia, kondisi ini dapat membuat kelelahan di siang hari menjadi lebih sulit diatasi. Rasa nyeri dan ketidaknyamanan di tengah malam dapat memperparah siklus yang saling memperburuk ini.

Jika Anda mengalami masalah insomnia dan kelelahan di siang hari, konsultasikan dengan dokter mengenai terapi tidur. Dokter mungkin akan merujuk Anda ke klinik tidur atau tenaga kesehatan profesional untuk pemeriksaan dan edukasi lebih lanjut.

Praktik seperti meditasi dan latihan pernapasan dalam sebelum tidur juga dapat membantu Anda lebih mudah terlelap. Selain itu, ada beberapa teknik menjaga kebersihan tidur (sleep hygiene) yang bisa Anda coba terapkan di rumah.

3. Diet rendah garam

Mengurangi asupan garam dapat membantu jika penumpukan cairan di dalam tubuh menyebabkan pembengkakan.

Pada kondisi amiloidosis, ginjal mungkin tidak dapat menahan protein secara efisien, dan kemampuan jantung untuk memompa darah juga bisa terganggu. Kombinasi hal-hal tersebut dapat menyebabkan pembengkakan, terutama pada bagian tubuh bawah seperti tungkai dan kaki.