Protein Nabati vs. Protein Whey: Mana yang Lebih Baik?
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Perlu diingat juga bahwa takaran saji beberapa jenis bubuk protein nabati, seperti protein hemp (biji rami), lebih besar dibandingkan jenis lain seperti protein kacang polong (pea).
Akibatnya, Anda akan menggunakan lebih banyak bubuk dalam waktu lebih singkat, yang dapat meningkatkan biaya keseluruhan.
Jika Anda mencari pilihan protein nabati yang lebih hemat, pilihlah produk dengan takaran saji yang serupa dengan produk protein whey.
Efektivitas untuk Pertumbuhan Otot
Untuk membangun otot, Anda perlu melakukan latihan kekuatan dan mengonsumsi cukup protein yang mengandung semua asam amino esensial serta BCAA.
Whey protein isolate dianggap sebagai standar emas untuk pertumbuhan otot karena merupakan protein lengkap, mengandung kadar BCAA leusin yang tinggi, dan memiliki kecepatan penyerapan paling tinggi.
Namun, bubuk protein nabati juga bisa menjadi sumber protein lengkap dan mengandung kadar leusin yang tinggi, asalkan produk tersebut memadukan dua atau lebih jenis protein nabati atau diperkaya dengan BCAA.
Faktanya, berbagai penelitian menunjukkan bahwa bubuk protein whey maupun nabati sama efektifnya dalam mendukung hipertrofi otot (pertumbuhan otot), selama keduanya mengandung jumlah protein dan BCAA yang setara per sajiannya.
Apa pun jenis bubuk protein yang Anda pilih, produk yang berkualitas baik setidaknya mengandung 20–30 gram protein dan 6–15 gram asam amino esensial dengan kandungan leusin minimal 1–3 gram per sajian.
Meskipun hasil penelitian belum dapat memastikan apakah BCAA secara langsung memicu pertumbuhan otot, studi menunjukkan bahwa zat ini penting untuk pemulihan otot dan mengurangi nyeri otot setelah berolahraga.
The Journal of Sports Medicine and Physical Fitness merekomendasikan asupan BCAA sebanyak 2 hingga 10 gram per hari.
Walaupun bubuk protein merupakan cara praktis untuk memenuhi kebutuhan protein, produk ini sebaiknya tidak dijadikan sumber protein utama.
Sebaliknya, utamakan sumber protein dari makanan utuh seperti ayam, ikan, tahu, telur, atau kacang-kacangan, dan gunakan bubuk protein sebagai pelengkap jika Anda membutuhkan asupan tambahan.
Jumlah protein yang dikonsumsi setiap hari merupakan salah satu faktor terpenting bagi pertumbuhan otot.