5 Alternatif Aplikasi Navigasi Selain Google Maps, Oke Juga Nih!

Menggunakan Google Maps di Ponsel
Sumber :
  • Google Image

4. Sygic GPS Navigation

img_title OnePlus Ice Card Mini Magnetic Cooler Meluncur 12 Oktober, Pendingin Magnetis Mungil Seberat 50 Gram

Mungkin kamu belum familiar, tapi Sygic sebenarnya adalah aplikasi navigasi yang dipakai di banyak sistem GPS mobil buatan Eropa. Aplikasi ini punya tampilan 3D yang modern dan fitur premium yang canggih banget:

  • Speed limit alert,
  • Lane guidance (penunjuk lajur),
  • Peringatan zona tilang,
  • Sampai HUD (head-up display) buat proyeksi navigasi di kaca mobil.
img_title ASUS ProArt GR1X Resmi Hadir, Mini PC 1,1 Liter Ini Bisa Jalankan AI hingga 120 Miliar Parameter

Walau beberapa fitur berbayar, versi gratisnya pun sudah powerful.

Kelebihan:

img_title Samsung Mulai Uji One UI 9.5 di Galaxy A17 5G, Ponsel Murah Ikut Kebagian
  • Tampilan 3D keren
  • Fitur canggih untuk pengemudi
  • Bisa offline juga

5. Apple Maps 

Dulu sih Apple Maps sering dicemooh karena akurasinya kurang. Tapi sekarang? Apple benar-benar meningkatkan kualitasnya. Untuk pengguna iPhone, Apple Maps kini sudah lebih akurat, terutama di kota-kota besar Indonesia. Integrasinya dengan Siri dan Apple Watch juga seamless banget.

Kalau kamu pengguna Apple device, sayang banget kalau belum kasih kesempatan lagi ke Apple Maps.

Kelebihan:

  • Integrasi penuh dengan iOS
  • Tampilan elegan dan responsif
  • Sudah mendukung angkutan umum di beberapa kota

Jadi, Mana yang Cocok Buat Kamu?

Setiap aplikasi punya keunggulan masing-masing. Kalau kamu:

  • Suka info lalu lintas → Waze
  • Butuh navigasi offline → HERE WeGo atau MAPS.ME
  • Ingin fitur mewah saat nyetir → Sygic
  • Pakai ekosistem Apple → Apple Maps

Yang jelas, nggak ada salahnya punya lebih dari satu aplikasi navigasi di HP kamu. Siapa tahu pas Google Maps lagi ngadat, kamu tetap bisa sampai tujuan dengan lancar.

Karena di era serba digital ini, nyasar itu bukan lagi perkara “nggak tahu jalan”, tapi bisa jadi karena “nggak tahu aplikasi”