Waspada! 5 Makanan Yang Kurang Baik Untuk Jantung Anda Menurut Penelitian

Kesehatan Jantung
Kesehatan Jantung
Sumber :
  • freepik.com

Olret – Penyakit jantung, juga dikenal sebagai penyakit kardiovaskular, menyebabkan lebih banyak kematian setiap tahun di seluruh dunia daripada gabungan semua jenis kanker dan penyakit pernapasan bawah kronis, menurut American Heart Association (AHA). Dan stroke salah satu penyebab jawab atas satu dari setiap 19 kematian yang terjadi, menurut sumber yang sama.

Faktor-faktor seperti kurang berolahraga, stres, dan kondisi kesehatan yang mendasarinya dapat menyebabkan penyakit jantung. Tetapi pola makan yang tidak menyehatkan jantung juga dapat meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, dan penyakit kardiovaskular, menurut AHA.

Lebih buruk lagi, Anda bahkan mungkin tidak menyadari betapa merusaknya diet Anda bagi jantung Anda. Ada beberapa makanan kurang baik untuk kesehatan jantung Anda, bahkan mungkin menjadi bagian rutin dari diet harian Anda.

Berikut beberapa jenis makanan dan minuman yang kurang baik untuk jantung Anda, dan alternatif untuk kesehatan jantung yang lebih baik.

Menjaga Kesehatan Jantung

Menjaga Kesehatan Jantung

Photo :
  • freepik.com

1. Konsumsi Daging Merah Berlemak

Hindari cheeseburger atau steak yang berair, jika Anda ingin melindungi kesehatan jantung Anda. Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan pola makan tinggi daging merah memiliki kadar trimethylamine N-oxide (TMAO) tiga kali lipat dari orang yang terutama makan daging putih atau sumber protein non-daging, menurut National Institutes of Health (NIH). TMAO adalah bahan kimia yang dibentuk oleh bakteri usus yang memperburuk endapan kolesterol di dinding arteri dan berhubungan dengan penyakit jantung.

Kabar baiknya adalah bahwa tingkat TMAO yang tinggi dapat dibalikkan di antara para peserta dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Cleveland Clinic. Ketika peserta studi menghentikan diet daging merah mereka, menggantinya dengan daging putih atau diet non-daging selama satu bulan, tingkat TMAO mereka mereda.

2. Soda dan Minuman Manis Lainnya

Jika Anda ingin meninum soda, minuman berenergi, minuman isotonik, air soda manis, atau jus yang sarat dengan sirup jagung fruktosa tinggi, segarkan diri Anda dengan segelas air atau minuman lain yang tidak mengandung kadar gula tinggi.

Mengkonsumsi minuman tinggi gula sering dikaitkan dengan kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi, faktor yang berkontribusi terhadap penyakit jantung, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association.

Tapi bukan hanya jantung Anda yang bisa membahayakan minuman tinggi gula. Penelitian juga menghubungkan seringnya konsumsi minuman tinggi gula dengan penambahan berat badan, obesitas, diabetes tipe 2, penyakit ginjal, penyakit hati, kerusakan gigi dan asam urat, yang merupakan jenis radang sendi, menurut Centers for Disease Control (CDC).

CDC merekomendasikan untuk beralih ke air putih, jus buah 100% atau air yang dimaniskan dengan percikan jus buah 100% alih-alih meraih minuman manis.

Halaman Selanjutnya
img_title