Mudah Pusing saat Mencium Aroma Tertentu? Kenali Faktor Pemicunya

Pusing dan mual
Sumber :
  • freepik.com

Olret – Sebagian orang bisa merasa nyaman saat mencium aroma parfum, kopi, atau makanan tertentu. Namun, ada juga yang justru mengalami pusing, kepala terasa berat, bahkan sulit berkonsentrasi ketika terpapar bau-bauan tertentu.

img_title Tanda dan Gejala Migrain

Reaksi ini terkadang muncul meskipun aromanya tidak terlalu menyengat. Kondisi tersebut bisa membuat seseorang merasa tidak nyaman saat berada di restoran, pusat perbelanjaan, kendaraan umum, atau ruangan dengan banyak pengharum.

Sensitivitas terhadap aroma dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Mengenali penyebabnya bisa membantu seseorang menentukan cara yang tepat untuk mengurangi keluhan.

img_title Triptan (Agonis Reseptor Serotonin) untuk Migrain

1. Sensitivitas terhadap Bau Tertentu

Setiap orang memiliki tingkat sensitivitas penciuman yang berbeda. Sebagian orang lebih mudah terganggu oleh aroma parfum, asap rokok, produk pembersih, atau pewangi ruangan.

img_title Cara Bangkit Kembali Setelah Mengalami "Migraine Hangover”

Paparan bau tersebut dapat memicu rasa tidak nyaman, termasuk pusing atau sakit kepala pada orang yang sensitif. Reaksi ini tidak selalu menunjukkan adanya alergi karena sensitivitas terhadap bau berbeda dengan respons alergi.

2. Berkaitan dengan Migrain

Migrain tidak selalu diawali dengan sakit kepala. Pada sebagian orang, paparan aroma tertentu justru dapat menjadi pemicu serangan migrain.

Kondisi ini dikenal sebagai osmofobia, yaitu sensitivitas berlebihan terhadap bau. Aroma parfum, asap, bahan kimia, atau makanan tertentu bisa terasa sangat mengganggu.

Selain pusing atau sakit kepala berdenyut, migrain juga dapat disertai mual, sensitif terhadap cahaya, dan sensitif terhadap suara.

3. Gangguan pada Saluran Pernapasan

Aroma yang kuat dari parfum, asap, atau bahan kimia dapat mengiritasi saluran pernapasan. Pada orang yang memiliki sensitivitas tertentu, paparan tersebut bisa menimbulkan hidung terasa tersumbat, bersin, batuk, atau tenggorokan tidak nyaman.

Ketika keluhan pernapasan muncul bersamaan dengan pusing, seseorang mungkin merasa tubuhnya tidak nyaman dan sulit beraktivitas.

Jika disertai sesak napas atau mengi, kondisi ini perlu mendapat perhatian medis, terutama pada orang dengan riwayat asma.

4. Stres dan Kelelahan

Kondisi tubuh juga dapat memengaruhi respons seseorang terhadap aroma. Saat kurang tidur, kelelahan, atau mengalami stres, seseorang bisa menjadi lebih sensitif terhadap rangsangan di sekitarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title