Mengenal Eldest Daughter Syndrome, Kekuatan atau Kelemahan?

Ilustrasi perempuan suka belajar
Sumber :
  • https://www.pexels.com/@vlada-karpovich

Olret – Di banyak keluarga, anak perempuan pertama sering tumbuh dengan tanggung jawab yang lebih besar dibanding saudara lainnya. Tanpa sadar, ia terbiasa membantu orang tua, menjaga adik, menjadi penengah saat ada konflik, bahkan dituntut lebih dewasa sejak kecil.

img_title Buat Kamu Yang Pingin Jadi Menantu Idaman. Coba Terapkan 5 Cara Ini

Fenomena ini belakangan dikenal dengan istilah Eldest Daughter Syndrome. Meski bukan istilah medis resmi, banyak perempuan merasa sangat relate dengan kondisi ini karena mereka tumbuh dengan tekanan yang sering kali tidak disadari.

Anak perempuan sulung biasanya dianggap “yang paling bisa diandalkan”. Masalahnya, ketika seseorang terlalu lama terbiasa kuat, orang lain jadi lupa kalau ia juga bisa lelah.

img_title 5 Makanan Terbaik untuk Otak saat Belajar dan Menghadapi Ujian

Kenapa Anak Perempuan Pertama Sering Diberi Tanggung Jawab Lebih?

Dalam banyak budaya, anak pertama terutama perempuan sering dianggap sebagai tangan kanan orang tua. Karena usianya lebih tua, ia diharapkan bisa mengerti keadaan keluarga lebih cepat dibanding adik-adiknya.

img_title 5 Tanda Kamu Sedang Terlalu Sibuk Sampai Lupa Menjaga Diri Sendiri

Kalimat seperti “kamu kan kakak”, “harus ngalah”, atau “tolong bantu ibu dulu” mungkin terdengar sederhana. Tapi kalau terus diulang sejak kecil, anak bisa tumbuh dengan keyakinan bahwa dirinya harus selalu bertanggung jawab atas orang lain.

Lama-lama, banyak anak perempuan sulung terbiasa memendam emosi sendiri. Mereka merasa tidak enak kalau merepotkan orang lain dan cenderung memikirkan kebutuhan keluarga lebih dulu dibanding dirinya sendiri.

Terlihat Kuat, Padahal Sering Menekan Perasaan

Karena terbiasa jadi tempat bergantung, anak perempuan pertama sering terlihat mandiri dan tenang. Namun di balik itu, banyak yang sebenarnya merasa capek secara mental.

Mereka sering merasa harus selalu baik-baik saja, bahkan ketika sedang sedih atau kewalahan. Ada rasa takut mengecewakan keluarga kalau tidak bisa memenuhi harapan yang ada.

Tak jarang, pola ini terbawa sampai dewasa. Dalam pekerjaan, hubungan pertemanan, maupun percintaan, mereka cenderung jadi orang yang paling banyak mengalah dan memikul tanggung jawab.

Sulit Istirahat Karena Terbiasa Memikirkan Orang Lain

Salah satu hal yang sering dialami anak perempuan sulung adalah rasa bersalah saat ingin memprioritaskan diri sendiri. Ketika mencoba beristirahat atau menolak permintaan orang lain, muncul perasaan seperti sedang egois.

Halaman Selanjutnya
img_title