Deretan Manfaat Blue Cheese Bagi Kesehatan
- thespruceeats.com
Olret – Blue Cheese tidak hanya menawarkan rasa yang khas dan lezat tetapi juga beberapa potensi manfaat kesehatan. Dari makanan kaya nutrisi hingga berpotensi memiliki sifat anti-inflamasi dan pengontrol nafsu makan, keju biru dapat menjadi tambahan yang berharga untuk diet seimbang.
Ini menyediakan mineral penting seperti kalsium dan fosfor untuk kesehatan tulang dan gigi, sementara sifat probiotiknya dapat mendukung mikrobioma usus yang sehat. Aktivitas antioksidan selenium pada keju biru dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis.
Namun, penting untuk mengonsumsi keju biru dalam jumlah sedang, memperhatikan kebutuhan diet individu, dan mempertimbangkan variabilitas kandungan nutrisi antara berbagai jenis dan merek.
Jadi, manjakan diri Anda sebagai bagian dari pola makan yang bervariasi dan seimbang untuk menikmati rasa dan potensi manfaat kesehatan dari keju biru.
Sebelumnya, olret kesehatan sudah membahas 10 Manfaat Blue Cheese Bagi Kesehatan, Baik Untuk Jantung Hingga Tulang. Kami akan melanjutkan manfaat lainnya dalam artikel ini.
5. Sumber vitamin B12
Manfaat Vitamin B12
- -
Keju biru adalah sumber vitamin B12 yang signifikan, nutrisi yang terutama ditemukan dalam produk hewani. Keju biru berfungsi sebagai sumber vitamin B12, nutrisi yang sebagian besar terdapat dalam makanan hewani. Vitamin B12 memainkan beberapa peran penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Fungsi Saraf
Vitamin B12 sangat penting untuk fungsi saraf yang baik. Ini membantu produksi mielin, selubung pelindung yang mengelilingi dan mengisolasi serabut saraf, memungkinkan transmisi sinyal saraf yang efisien. Kadar vitamin B12 yang cukup mendukung fungsi neurologis yang optimal dan membantu mencegah kerusakan saraf.
Sintesis DNA
Ini memainkan peran penting dalam pembentukan dan pematangan sel darah merah, memastikan produksi sel darah yang sehat. Kadar vitamin B12 yang cukup mendukung pembelahan sel yang tepat dan fungsi seluler secara keseluruhan.
Produksi Sel Darah Merah
Vitamin B12 sangat penting untuk sintesis sel darah merah, yang bertanggung jawab untuk mengantarkan oksigen ke jaringan tubuh. Ini membantu mencegah anemia.
Memasukkan keju biru ke dalam menu makanan dapat menyediakan sumber vitamin B12, terutama bagi individu yang mengikuti pola makan vegetarian atau vegan yang mungkin memiliki akses terbatas terhadap sumber nutrisi hewani.
Asupan vitamin B12 yang cukup sangat penting bagi individu dari semua preferensi makanan untuk mendukung kesehatan saraf, sintesis DNA, dan produksi sel darah merah.
Oleh karena itu, disarankan untuk memeriksa label nutrisi atau mencari informasi dari produsen untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat mengenai kandungan vitamin B12 pada produk keju biru tertentu.
Mengkonsultasikan label nutrisi atau mencari informasi dari produsen dapat memberikan kandungan vitamin B12 per porsi yang lebih tepat.
6. Sifat antioksidan
Keju biru mengandung selenium, mineral penting yang dikenal karena sifat antioksidannya. Berikut ini bagaimana selenium dalam keju biru dapat berkontribusi terhadap kesehatan secara keseluruhan dan memberikan manfaat antioksidan
Perlindungan Radikal Bebas
Selenium bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh, membantu menetralisir radikal bebas berbahaya. Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel dan jaringan.
Pertahanan
Selenium memainkan peran penting dalam mekanisme pertahanan alami tubuh pada tingkat sel. Ini membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh stres oksidatif. Enzim ini bekerja untuk menjaga keseimbangan antara antioksidan dan radikal bebas, sehingga berkontribusi terhadap kesehatan sel secara keseluruhan.
Dukungan Sistem Kekebalan Tubuh
Selenium juga berperan dalam mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat. Ini membantu mengatur respon imun. Asupan selenium yang cukup meningkatkan fungsi kekebalan tubuh yang optimal dan membantu menjaga kesehatan kekebalan tubuh secara keseluruhan.
7. Pengurangan Risiko Penyakit
Keju biru membantu mengurangi risiko penyakit.
Mengurangi Risiko Penyakit Kronis
Aktivitas antioksidan selenium dalam keju biru telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis. Efek perlindungan selenium terhadap stres oksidatif dan peradangan berkontribusi terhadap peran potensialnya dalam pencegahan penyakit.
Kandungan selenium juga dapat bervariasi antara berbagai jenis dan merek keju biru. Memasukkan keju biru sebagai bagian dari pola makan yang bervariasi dan seimbang, bersama dengan makanan kaya selenium lainnya, dapat membantu memastikan asupan selenium yang cukup dan memberikan manfaat antioksidan.
8. Potensi efek anti-inflamasi
Keju biru mengandung senyawa seperti peptida dan asam lemak, dan mungkin memiliki sifat anti-inflamasi .
Sifat-sifat ini berpotensi berkontribusi mengurangi peradangan dalam tubuh. Konsumsi keju biru, dengan senyawa bioaktifnya, dapat memberikan pengaruh positif terhadap komposisi mikrobiota usus, meningkatkan keseimbangan yang lebih sehat dan berpotensi mengurangi peradangan dalam tubuh.
9. Pengendalian nafsu makan
Kandungan protein yang tinggi pada keju biru dapat membantu meningkatkan perasaan kenyang dan kenyang. Memasukkan keju biru dalam jumlah sedang dalam makanan atau camilan dapat membantu mengendalikan nafsu makan dan mendukung tujuan pengelolaan berat badan.
Berikut ini cara memasukkan keju biru dalam jumlah sedang ke dalam makanan atau camilan dapat membantu mengendalikan nafsu makan:
Rasa kenyang
Protein diketahui meningkatkan perasaan kenyang dan kenyang. Dibutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan dengan karbohidrat, membantu Anda merasa kenyang lebih lama setelah makan. Keju biru, dengan kandungan proteinnya, dapat menambah rasa kenyang, mengurangi kemungkinan makan berlebihan atau ngemil makanan tidak sehat di antara waktu makan.
Pengaturan Hormon Kelaparan
Makanan kaya protein seperti keju biru dapat mempengaruhi pelepasan hormon pengatur rasa lapar dalam tubuh. Dengan memasukkan keju biru ke dalam makanan atau camilan Anda, Anda berpotensi membantu mengatur hormon rasa lapar ini, sehingga menghasilkan pengendalian nafsu makan yang lebih baik.
Opsi Padat Nutrisi
Keju biru tidak hanya menyediakan protein tetapi juga mengandung nutrisi penting seperti kalsium dan fosfor. Nutrisi ini berkontribusi terhadap nilai gizi secara keseluruhan dan selanjutnya dapat mendukung pengendalian nafsu makan.
Saat Anda mengonsumsi makanan padat nutrisi seperti keju biru, tubuh Anda menerima nutrisi penting sekaligus membantu Anda merasa kenyang, sehingga mengurangi kemungkinan mencari camilan atau makanan tambahan.
Pilihlah porsi yang lebih kecil dan padukan dengan berbagai makanan kaya nutrisi lainnya untuk menciptakan makanan atau camilan yang seimbang.
Ingatlah untuk mempertimbangkan kebutuhan diet individu dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan atau ahli diet terdaftar untuk mendapatkan saran pribadi tentang memasukkan keju biru ke dalam makanan Anda untuk mengendalikan nafsu makan dan mengatur berat badan.
10. Peningkatan rasa dan keserbagunaan kuliner
Rasa keju biru yang berani dan berbeda dapat meningkatkan cita rasa berbagai hidangan, membuat makanan bergizi lebih nikmat. Menambahkan sedikit keju biru ke dalam salad, sayuran, atau hidangan gandum dapat meningkatkan daya tariknya dan mendorong kebiasaan makan yang lebih sehat.
Rasa keju biru yang kaya dan tajam cocok untuk berbagai macam aplikasi kuliner. Dari dressing dan saus hingga topping pizza dan papan keju, keju biru dapat menambah sentuhan rasa pada banyak hidangan, membuat makan sehat menjadi lebih menarik dan memuaskan.
Informasi yang terkandung dalam artikel ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat kesehatan atau medis. Selalu konsultasikan dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan lain yang memenuhi syarat mengenai pertanyaan apa pun yang mungkin kamu miliki tentang kondisi medis atau tujuan kesehatan.