Apakah Lebih Banyak Protein Selalu Lebih Baik?

Lebih banyak mengonsumsi protein
Sumber :
  • https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images

Olret – Meskipun protein memegang peranan penting dalam pola makan sehat, meningkatkan asupan melebihi kebutuhan tubuh tidak serta-merta memberikan manfaat tambahan. Selain itu, dampak kesehatannya bisa sangat bervariasi tergantung pada sumber protein tersebut.

Protein banyak dipasarkan sebagai elemen kunci dalam pola makan sehat, khususnya di kalangan pegiat kebugaran dan komunitas pembentuk otot.

Narasi ini yang terkadang disebut sebagai "propaganda protein" menggaungkan gagasan bahwa asupan protein yang lebih banyak secara otomatis berarti kesehatan yang lebih baik, kekuatan yang lebih besar, dan peningkatan performa.

Meskipun nutrisi ini tak terbantahkan pentingnya bagi pemulihan otot, dukungan sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan secara umum, anggapan bahwa "lebih banyak itu selalu lebih baik" terlepas dari sumbernya, tidak didukung oleh bukti ilmiah. 

Berikut adalah apa yang sebenarnya diungkapkan oleh penelitian.

Dampak Kesehatan Akibat Terlalu Banyak Protein

Tubuh membutuhkan protein untuk memperbaiki jaringan, memproduksi enzim dan hormon, serta mendukung fungsi kekebalan tubuh. 

Namun, anggapan bahwa asupan nutrisi ini dalam jumlah lebih banyak akan secara langsung menghasilkan lebih banyak otot atau kesehatan yang lebih baik merupakan penyederhanaan yang keliru.

Asupan protein yang berlebihan terutama jika melampaui kebutuhan tubuh mungkin tidak memberikan manfaat tambahan dan justru berpotensi menimbulkan dampak negatif.

Penelitian menunjukkan bahwa asupan protein yang sangat tinggi mungkin tidak memberikan manfaat tambahan dan dapat memicu potensi masalah kesehatan. Hal ini terutama terjadi ketika asupan secara konsisten melampaui kemampuan tubuh untuk memanfaatkannya secara efektif.

1. Hal itu dapat memberikan beban tambahan pada ginjal Anda

Jika Anda mengonsumsi protein melebihi kebutuhan tubuh terutama lebih dari 2 gram (g) per kilogram (kg) berat badan setiap harinya (setara dengan lebih dari 140 g untuk seseorang dengan berat badan 70 kg) ginjal Anda harus bekerja lebih keras untuk membuang sisa metabolisme yang berlebih tersebut.

Seiring waktu, beban kerja tambahan ini dapat menyebabkan kerusakan, khususnya jika Anda sudah memiliki masalah ginjal atau memiliki risiko lebih tinggi akibat kondisi kesehatan seperti diabetes atau tekanan darah tinggi.