Hisense A10 Resmi Meluncur, Ponsel E-Ink dengan Layar Warna Magnetik dan Android 16
- Hisense
Perbedaan A10 Pro dan A10 Ultra salah satunya terletak pada aksesori layar warna tersebut. A10 Ultra sudah menyertakan layar LCD magnetik di dalam paket penjualan, sedangkan A10 Pro memiliki cincin magnet dan kontak logam pada bagian belakang, tetapi layar warna sekundernya dijual secara terpisah.
Untuk performa, Hisense A10 Pro dan A10 Ultra menggunakan Qualcomm QCM6690. Chip octa-core tersebut dibuat dengan proses fabrikasi 4nm dan mendukung konektivitas 5G. Hisense juga melakukan optimasi terhadap sistem agar konsumsi daya dapat ditekan ketika pengguna melakukan aktivitas statis seperti membaca, sementara performa dapat ditingkatkan ketika menjalankan aplikasi yang membutuhkan pemrosesan lebih berat.
Kapasitas baterainya mencapai 4.000mAh. Pengisian daya didukung melalui kabel dengan daya 18W dan secara nirkabel hingga 15W. A10 Ultra juga mendukung pengisian daya nirkabel dengan sistem magnetis, memanfaatkan bagian magnetik di bodi belakang yang sekaligus digunakan untuk memasang layar warna tambahan.
Di sektor perangkat lunak, seri Hisense A10 menjalankan Android 16 sejak pertama kali keluar dari kotak. Berbeda dengan sebagian perangkat E Ink yang membatasi pemasangan aplikasi, A10 memungkinkan pengguna mengunduh dan memasang aplikasi Android secara normal. Perangkat ini juga mendukung pembaruan sistem jangka panjang serta patch keamanan.
Kamera yang ditawarkan memang tidak menjadi fokus utama perangkat. Hisense membekali A10 dengan kamera belakang utama 48MP dan kamera depan 8MP. Fitur lainnya mencakup NFC, infrared blaster untuk mengendalikan perangkat elektronik, Wi-Fi 6, perekaman panggilan, serta fitur kloning aplikasi.
Kehadiran seri A10 menjadi langkah menarik bagi Hisense karena perusahaan mencoba menggabungkan keunggulan smartphone E Ink dengan fleksibilitas perangkat Android biasa. Layar E Ink dapat digunakan untuk membaca dan aktivitas produktivitas, sedangkan layar LCD magnetik memberikan pilihan ketika pengguna membutuhkan tampilan berwarna.
Konsep tersebut juga membuat A10 berbeda dari smartphone E Ink pada umumnya. Alih-alih memaksa pengguna memilih antara layar yang nyaman untuk membaca atau layar berwarna untuk kebutuhan multimedia, Hisense menawarkan pendekatan modular dengan layar tambahan yang bisa digunakan sesuai kebutuhan.