Googlebook Resmi Dibuka untuk Preorder, Laptop Android dengan Gemini Mulai $899
- youtube
Salah satu fitur yang menjadi sorotan adalah Magic Pointer. Pengguna cukup menggerakkan kursor untuk memanggil Gemini pada area yang sedang dikerjakan. Gemini kemudian dapat memahami teks, gambar, dan konteks di layar untuk memberikan bantuan atau saran yang relevan. Pengguna juga dapat melanjutkan interaksi melalui jendela percakapan Gemini.
Google juga menghadirkan Rambler, fitur berbasis suara yang dapat mengubah ucapan pengguna menjadi tulisan yang lebih terstruktur. Selain itu, tersedia Create My Widget yang memungkinkan pengguna membuat widget desktop dengan mendeskripsikan fungsi yang diinginkan menggunakan bahasa sehari-hari tanpa perlu menulis kode.
Integrasi dengan ponsel Android menjadi salah satu fokus utama Googlebook. Pengguna dapat mengakses file dan foto dari ponsel melalui aplikasi Files di laptop, melanjutkan aktivitas dari ponsel ke Googlebook, serta menggunakan fitur Cast My Apps untuk menjalankan dan berinteraksi dengan aplikasi ponsel melalui jendela di laptop.
Google juga menggabungkan pengalaman web melalui Chrome desktop dengan aplikasi Android dari Google Play. Pengguna dapat menjalankan berbagai aplikasi Android dengan dukungan layar besar, keyboard, dan mouse. Googlebook juga mendukung aplikasi seperti Adobe Photoshop, Adobe Lightroom, dan CapCut.
Dari sisi kecerdasan buatan, Googlebook mengandalkan pemrosesan AI langsung di perangkat. Googlebook menggunakan prosesor Intel dan Qualcomm dengan NPU yang mampu menghasilkan lebih dari 45 TOPS untuk pemrosesan AI di perangkat. Google menyebut daya tahan baterainya dapat mencapai hingga 14 jam untuk pemutaran video dan hingga 16 jam untuk penjelajahan web, tergantung model dan penggunaan.
Setiap pembelian Googlebook juga mendapatkan langganan Google AI Pro selama 12 bulan yang mencakup penyimpanan cloud 5TB serta akses ke berbagai fitur Gemini. Pembeli juga memperoleh sejumlah penawaran aplikasi dan layanan tambahan, termasuk tiga bulan YouTube Premium serta akses terbatas waktu ke aplikasi seperti Adobe Photoshop.
Google turut menjanjikan pembaruan sistem untuk Googlebook OS hingga 10 tahun. Perangkat pertama mulai tersedia di Amerika Serikat pada 4 Oktober, kemudian menyusul Kanada, Inggris, Irlandia, Prancis, Jerman, dan Australia pada 5 Oktober.
Melalui Googlebook, Google kini mencoba membangun pengalaman laptop yang lebih erat dengan ekosistem Android. Alih-alih hanya mengandalkan pendekatan laptop tradisional, Google menggabungkan aplikasi Android, Chrome, integrasi ponsel, serta Gemini dalam satu platform baru yang ditujukan untuk aktivitas kerja, kreativitas, dan penggunaan sehari-hari.