Ini Alasan Semua Member Akatsuki Meninggalkan Desa, Demi Uang Hingga Balas Dendam

Akatsuki
Sumber :
  • youtube

Pemikiran barunya adalah kedamaian lewat rasa sakit. Nagato berencana mengumpulkan seluruh biju, menciptakan senjata pemusnah massal, dan memamerkannya kepada seluruh desa di dunia Naruto. Ide awal Nagato adalah jika semua orang merasa kehancuran yang sama, ketakutan akan saling membunuh itulah yang akan menghentikan peperangan yang ada.

img_title Belajar Dari Kisah Hidup Kakashi Hatake, Mulai Dari Arti Sahabat, Kesendirian Sehingga Luka

Nagato dan  Konan akhirnya menghabisi Hanzo dan juga menguasai Amegakure secara penuh. Jadi coretan di pelindung kepala mereka bukanlah tanda jika mereka lari dari desa. Coretan itu adalah deklarasi jika mereka menolak tunduk kepada sistem lama yang penuh kebusukan. Mereka berdua tetap berada di desa hujan dan memakai desa tersebut sebagai markas utama dari Akatsuki.

Dalang Utama dari Kehancuran

img_title Tobi: Penyamaran Paling Brutal di Naruto

Obito Uchiha

Photo :
  • youtube

Selanjutnya kita masuk ke dalang utama di balik layar, yaitu Obito Uchiha. Kepergian Obito dari Konoha adalah salah satu bentuk cuci otak paling kejam di series ini. Saat misi di jembatan Kannabi, Obito tertimpa batu raksasa dan memberikan salah satu sharingannya kepada Kakashi.

img_title Pertimbangkan 6 Hal Ini Sebelum Memutuskan Slow Living di Desa

Semua orang di Konoha mengira dia sudah mati. Namun Madara Uchiha yang bersembunyi di dalam tanah menyelamatkannya, menambal tubuhnya dengan sel Hashirama, dan mengurungnya selama masa pemulihan.

Obito selalu memohon untuk kembali ke Konoha. Kesetiaannya kepada desa dan teman-temannya masih 100% dan juga tidak diragukan. Tapi Madara adalah dalang yang kejam. Dia merancang situasi agar Obito keluar dari gua tepat pada waktunya untuk melihat Kakashi menghabisi Rin dengan Chidorinya.

Ketika melihat wanita yang paling ia cintai mati di tangan sahabatnya sendiri membuat mental Obito hancur lebur tanpa sisa. Di malam itu, Obito menghabisi seluruh pasukan Kirigakure dan juga menyadari jika dunia nyata itu adalah dunia yang kejam.

Obito kembali ke Gua Madara, membuang identitas lamanya, dan setuju untuk menjalankan rencana Mugen Tsukuyomi. Dia bergabung dengan Akatsuki, mencuci otak Nagato setelah Yahiko mati, dan mengendalikan arah Akatsuki dari bayangan memakai nama Madara. Obito tidak lari dari desa karena benci pada Konoha, dia lari karena dia ingin menghapus seluruh susunan dunia ini dan juga menggantinya dengan mimpi abadi.

Halaman Selanjutnya
img_title