Sering Menunda Tidur Meski Sudah Mengantuk? Ini Alasan Sebenarnya

ilustrasi scrolling media sosial
Sumber :
  • pexels.com/@cottonbro

Olret – Rasa kantuk sudah datang, mata mulai berat, tetapi tangan masih sibuk scrolling media sosial. Niatnya hanya melihat beberapa video sebelum tidur, tetapi tanpa sadar waktu sudah berlalu hampir satu jam. Anehnya, kondisi ini bisa terjadi berulang kali meski keesokan harinya harus bangun pagi.

img_title Bangun Tidur Justru Merasa Kurang Segar? Perhatikan Kebiasaan Sebelum Tidur

Kebiasaan menunda tidur seperti ini ternyata bukan selalu karena seseorang tidak bisa tidur. Ada kondisi yang dikenal sebagai revenge bedtime procrastination, yaitu kecenderungan menunda waktu tidur demi mendapatkan waktu untuk diri sendiri setelah menjalani hari yang terasa penuh.

Merasa Hari Belum Benar-Benar Selesai

img_title Tanpa Seteguk Alkohol, Kok Bisa Kena Fatty Liver? Waspada Efek Segelas Jus Jeruk

Salah satu alasan seseorang menunda tidur adalah karena malam terasa sebagai satu-satunya waktu yang benar-benar bebas.

Seharian diisi pekerjaan, perjalanan, tugas rumah, atau berbagai tuntutan lain. Ketika malam tiba, muncul keinginan untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan, meski sebenarnya tubuh sudah membutuhkan istirahat.

img_title 3 Cara Anda Mungkin Menyabotase Jadwal Tidur Sendiri

Akibatnya, waktu tidur dikorbankan agar seseorang merasa masih memiliki kendali atas harinya.

Scrolling Memberikan Hiburan Instan

Media sosial, video pendek, game, hingga serial memiliki kemampuan membuat kita terus mencari satu konten berikutnya. Aktivitas tersebut memberikan hiburan dengan usaha yang sangat kecil sehingga terasa lebih mudah dilakukan dibanding langsung meninggalkan ponsel dan tidur.

Masalahnya, satu video bisa berubah menjadi puluhan video tanpa terasa. Cahaya dari layar juga dapat membuat otak tetap mendapatkan stimulasi ketika tubuh seharusnya mulai bersiap untuk tidur.

Sulit Berhenti Ketika Sudah Terlanjur Nyaman

Ketika sudah berada di kasur dengan posisi nyaman, seseorang mungkin berpikir, “Sebentar lagi.” Namun, keputusan untuk berhenti tidak selalu mudah ketika aktivitas yang dilakukan terasa menyenangkan.

Inilah mengapa membuat batas waktu sebelum mulai scrolling bisa lebih efektif daripada berharap diri sendiri berhenti ketika sudah mengantuk.

Tubuh Butuh Istirahat, Bukan Tambahan Waktu Hiburan

Sesekali tidur lebih larut tentu bisa terjadi. Namun, jika kebiasaan tersebut berlangsung terus-menerus, waktu tidur yang berkurang dapat membuat tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup.

Kurang tidur dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, energi, hingga kemampuan tubuh menjalankan berbagai fungsi dengan optimal.

Halaman Selanjutnya
img_title