Tips Memasak Daging Kurban agar Tidak Bau Prengus

Jenis Daging Sapi Muda (Veal)
Sumber :
  • Freepik.com

Olret – Daging kurban sering jadi bahan masakan favorit untuk diolah jadi sate, gulai, tongseng, hingga rendang. Tapi satu hal yang cukup sering bikin orang minder masuk dapur adalah aroma prengus yang kadang terlalu kuat, terutama pada daging kambing.

img_title 7 Sunnah Idul Adha yang Sering Dilupakan

Padahal, bau prengus bukan berarti dagingnya jelek atau tidak segar. Aroma ini memang muncul secara alami dari lemak dan senyawa tertentu pada daging. Kalau teknik memasaknya kurang tepat, aromanya bisa semakin tajam dan menempel di masakan.

Kabar baiknya, ada beberapa cara sederhana yang bisa membantu mengurangi bau prengus tanpa menghilangkan rasa gurih khas daging itu sendiri.

img_title 5 Olahan Daging Kurban yang Nggak Membosankan Selain Sate dan Gulai

Jangan Terlalu Lama Mencuci Daging

Banyak orang mengira mencuci daging berkali-kali bisa menghilangkan bau prengus. Faktanya, terlalu lama terkena air justru bisa membuat aroma khas daging semakin kuat dan teksturnya berubah.

img_title Cara Mengolah Daging Kurban Agar Empuk dan Tidak Alot

Cukup bilas seperlunya untuk membersihkan bagian yang kotor, lalu segera tiriskan hingga benar-benar kering. Daging yang terlalu basah juga membuat bumbu jadi sulit menempel dan kurang meresap saat dimasak.

Lemak Berlebih Bisa Memicu Aroma Menyengat

Salah satu sumber bau prengus terbesar berasal dari bagian lemak. Karena itu, memotong lemak yang terlalu banyak bisa membantu mengurangi aroma menyengat pada masakan.

Meski begitu, tidak semua lemak harus dibuang. Sedikit lemak tetap penting untuk menjaga rasa gurih dan membuat tekstur daging tidak terlalu kering setelah dimasak.

Manfaatkan Rempah-rempah Dapur

Rempah menjadi “senjata rahasia” yang sering dipakai untuk mengolah daging agar aromanya lebih sedap. Jahe, serai, daun jeruk, kunyit, ketumbar, kayu manis, hingga cengkeh dikenal efektif membantu menyamarkan bau prengus.

Selain membuat aroma lebih harum, rempah-rempah juga memberi rasa hangat dan kaya pada masakan. Tidak heran kalau olahan seperti gulai dan tongseng terasa lebih nikmat karena kaya akan bumbu aromatik.

Marinasi Bisa Membantu Mengurangi Bau

Merendam daging sebelum dimasak ternyata cukup efektif mengurangi aroma prengus. Beberapa bahan alami seperti air jeruk nipis, bawang putih, yogurt, atau jahe sering digunakan sebagai marinasi.

Cara ini membantu bumbu lebih meresap sekaligus membuat tekstur daging jadi lebih empuk. Namun untuk bahan seperti nanas, penggunaannya jangan terlalu lama karena enzimnya bisa membuat daging terlalu lembek.

Rebus dengan Rempah Sebelum Dimasak

Untuk beberapa jenis masakan, daging bisa direbus sebentar bersama jahe, daun salam, atau serai sebelum diolah lebih lanjut. Teknik ini membantu mengurangi aroma tajam sekaligus membersihkan sisa darah yang masih menempel pada daging.

Biasanya air rebusan pertama dibuang agar bau yang keluar ikut terangkat bersama lemak dan kotoran.

Api Besar Justru Bisa Membuat Bau Semakin Kuat

Banyak orang buru-buru memakai api besar supaya daging cepat matang. Padahal, suhu yang terlalu tinggi bisa membuat aroma khas daging keluar lebih tajam.

Memasak perlahan dengan api sedang atau kecil membantu bumbu meresap lebih maksimal dan membuat aroma masakan terasa lebih seimbang. Teknik ini juga membuat tekstur daging lebih empuk dan juicy.

Mengolah daging kurban sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Bau prengus bisa dikurangi dengan teknik sederhana, mulai dari cara membersihkan, memilih rempah, hingga metode memasaknya.

Kalau diolah dengan tepat, daging kambing maupun sapi bisa berubah jadi hidangan hangat yang aromanya menggugah selera. Jadi, tidak perlu takut lagi memasak daging kurban sendiri di rumah.