Video Perjalanan Pendakian Gunung Luhur Sukamakmur Bogor

Gunung Luhur Bogor
Sumber :
  • idris hasibuan

Olret – Bogor tidak pernah kehabisan cerita bagi para pecinta ketinggian. Jika biasanya Puncak identik dengan kemacetan, kali ini kami memilih jalur yang berbeda: Puncak Gunung Luhur.

img_title Apakah Repatha Menekan Sistem Kekebalan Tubuh?

Sebuah perjalanan sehari yang merangkum segala rasa—mulai dari lelahnya tanjakan, tawa di sepanjang jalur, hingga sensasi hutan yang misterius.

Langkah Awal yang Menguji Tekad

img_title Apakah Kopi dan Teh Dilarang? Bagaimana Kafein Memengaruhi GERD

Perjalanan dimulai dengan penuh semangat, namun gunung selalu punya cara untuk mengingatkan kita pada kerendahan hati.

Baru saja melewati Pos 3, kaki mulai terasa berat. Ada sedikit drama kecil saat melihat papan penanda yang bertuliskan "10 Menit Lagi", namun realitanya, langkah kaki kami membutuhkan waktu jauh lebih lama dari itu.

img_title Minum 5 Cangkir Kopi Setiap Hari dapat Menurunkan Risiko Penyakit Hati dan Kanker sebesar 47 Persen

Jalur pendakian ini menawarkan variasi yang menantang. Kami sempat melewati apa yang kami sebut sebagai "Tanjakan Kopi". Mengapa? Karena di kanan-kiri jalur, pohon-pohon kopi tumbuh subur, seolah menggoda kami untuk berhenti sejenak dan menyeduh secangkir kopi panas di tengah hutan.

"Tangga si Joli" dan Lautan Awan

Salah satu bagian paling menguras tenaga adalah deretan anak tangga yang tak habis-habisnya, atau yang sering disebut warga lokal sebagai Tangga si Joli. Di titik ini, napas mulai tersengal dan otot kaki mulai memprotes.

Namun, setiap tetes keringat langsung terbayar lunas saat kami menoleh ke belakang. Di balik dahan-dahan pohon, Lautan Awan putih yang luas membentang menutupi lembah Bogor. Momen ini adalah "obat" terbaik yang membuat kami lupa sejenak akan rasa lelah dan kembali memacu semangat menuju puncak.

Kamu bisa menonton videonya di bawah ini dan membaca catatan perjalanan saya di Pendakian Epik Gunung Luhur Sukamakmur Bogor