Apakah Repatha Menekan Sistem Kekebalan Tubuh?

Repatha
Sumber :
  • https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images

Olret – Repatha bekerja dengan cara menghambat enzim tertentu di hati untuk membantu tubuh Anda membuang kolesterol secara lebih efektif. Obat ini bukan merupakan obat imunosupresan, sehingga tidak bekerja dengan cara menekan sistem kekebalan tubuh.

img_title Mengurangi Penggunaan Media Sosial Secara Signifikan Meningkatkan Citra Tubuh pada Remaja dan Dewasa Muda

Namun, Repatha dapat menyebabkan infeksi tertentu, seperti flu atau pilek, sebagai efek samping.

Repatha adalah obat suntik yang diresepkan dokter untuk menurunkan risiko serangan jantung atau stroke serta mengurangi kebutuhan akan prosedur bedah jantung tertentu pada sebagian orang dewasa. 

img_title Mengapa Hal Sepele Terasa Menyebalkan Saat Kita Sedang Banyak Pikiran? Ini Penjelasannya

Obat ini juga diresepkan untuk menurunkan kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL) pada sebagian orang dewasa dan anak-anak.

Repatha bekerja dengan cara berikatan pada enzim tertentu di dalam hati Anda. Meskipun tidak menekan sistem kekebalan tubuh, penggunaan Repatha dapat menimbulkan efek samping, seperti infeksi saluran pernapasan atas.

img_title Hal-hal yang Perlu Diketahui tentang Sakit Kepala dan Menopause

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut mengenai efek samping lain dari Repatha serta cara kerja obat ini.

Efek Samping Repatha

Seperti kebanyakan obat, Repatha dapat menimbulkan efek samping. Sebagian besar efek samping Repatha tergolong ringan dan mudah ditangani, namun obat ini juga dapat menyebabkan efek samping yang serius.

Efek samping yang lebih umum dilaporkan dalam studi mengenai Repatha bergantung pada kondisi medis yang ditangani oleh obat tersebut. Silakan lihat tabel di bawah ini untuk mengetahui daftar efek samping yang lebih umum terjadi.

Kondisi

Efek samping yang lebih umum



menurunkan kadar kolesterol

• nyeri punggung

• reaksi di lokasi suntikan

• infeksi saluran pernapasan atas, seperti flu atau pilek

menurunkan risiko serangan jantung, stroke, dan kebutuhan akan berbagai jenis operasi jantung

• peningkatan kadar gula darah atau diabetes

• infeksi saluran pernapasan atas, seperti flu atau pilek

• hidung meler atau sakit tenggorokan

Meskipun Repatha tidak bekerja dengan cara menekan sistem kekebalan tubuh, orang yang menerima Repatha untuk salah satu kondisi tersebut melaporkan adanya jenis infeksi tertentu sebagai efek samping. 

Infeksi saluran kemih (ISK), meskipun jarang dilaporkan, juga merupakan salah satu efek samping Repatha.

Konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda jika Anda memiliki pertanyaan mengenai risiko infeksi tertentu atau efek samping lainnya selama menjalani pengobatan dengan Repatha.

Jadi itulah penjelasan mengenai apakah Repatha menekan sistem kekebalan tubuh. Repatha adalah obat suntik yang diresepkan dokter untuk menangani kolesterol tinggi dan kondisi terkait jantung lainnya.