Penyebab Utama Pertikaian Antara Jude Bellingham dan Messi
- vnexpress.net
Olret – Menurut Jude Bellingham, perselisihan antara dirinya dan Lionel Messi pada babak pertama pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Inggris bermula dari sebuah pelanggaran.
Setelah wasit tidak meniup peluit saat terjadi insiden di babak pertama, gelandang Inggris itu menghampiri Messi untuk melakukan konfrontasi. Kapten Argentina tersebut menatap tajam ke arah Bellingham dari jarak dekat sembari terus-menerus mengatakan sesuatu. Sementara itu, gelandang berusia 23 tahun tersebut mendekatkan wajahnya untuk berbicara sebelum akhirnya berbalik pergi.
Messi membuntutinya dan melontarkan beberapa kata lagi. Bellingham membalas ucapan tersebut sembari mengangkat bahu. Superstar berusia 39 tahun itu akhirnya berhenti bicara dan mengerucutkan bibirnya, sementara sang gelandang Inggris tertawa lepas.
Usai pertandingan, Bellingham menepis spekulasi mengenai perselisihan pribadi dengan Messi. "Kami hanya berdebat soal pelanggaran—itu saja," ujar gelandang asal Inggris tersebut kepada USA Today. "Orang-orang pasti akan membesar-besarkan hal itu, padahal sebenarnya tidak ada masalah serius."
Bellingham merasa Messi telah melakukan pelanggaran dalam sebuah situasi sebelumnya, sementara kapten timnas Argentina itu membalas dengan menunjuk kejadian di mana dirinya dilanggar namun wasit membiarkan permainan terus berjalan. "Menurut saya itu pelanggaran," kenang Bellingham. "Lalu Messi berkata, 'Bagaimana dengan kejadian yang menimpaku?' Saya hanya menjawab, 'Kamu cukup kuat untuk menahannya,' atau semacam itulah."
Gelandang Real Madrid itu juga menegaskan bahwa insiden di lapangan tersebut tidak mengubah rasa kagumnya terhadap Messi. "Sebuah kehormatan bisa bermain melawan Messi," tambah bintang berusia 23 tahun itu. "Saya tidak punya masalah apa pun dengannya. Tentu saja kalah itu menyakitkan, tetapi menghadapi pemain seperti dia tetaplah sesuatu yang istimewa."
Pernyataan ini bertolak belakang dengan komentar-komentar di media sosial, di mana banyak pihak berspekulasi bahwa Bellingham sengaja memprovokasi Messi dalam pertandingan yang sarat dengan rivalitas bersejarah antara Inggris dan Argentina.
Kenyataannya, Bellingham sudah lama mengungkapkan kekagumannya terhadap sang bintang asal Argentina tersebut. Dalam sebuah wawancara tahun 2022 dengan kanal YouTube Borussia Dortmund, saat diminta memilih antara Messi dan Cristiano Ronaldo, gelandang asal Inggris itu tanpa ragu memihak sang juara Piala Dunia tersebut.
"Bagi saya, jelas Messi," ujar Bellingham kala itu. "Dia memiliki statistik yang mengesankan dan cara bermain yang membuat siapa pun tak bisa mengalihkan pandangan. Setiap kali saya menonton Messi bermain, saya bertanya pada diri sendiri, 'Bagaimana dia bisa melakukan itu?' Dia terus-menerus menciptakan momen yang membuat saya merasa dia bukan manusia biasa."
Wawancara lama tersebut kembali ramai diperbincangkan menjelang laga semifinal, menjadi bukti adanya rasa saling menghormati di antara kedua generasi pemain tersebut. Bellingham memasuki pertandingan dengan koleksi enam gol di Piala Dunia 2026, hanya tertinggal dua gol dari Messi dalam persaingan memperebutkan Sepatu Emas.
Namun, jalannya pertandingan tidak sesuai dengan harapan Inggris. Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Anthony Gordon membuka keunggulan bagi Inggris pada menit ke-55. Skuad asuhan Thomas Tuchel berhasil mempertahankan keunggulan hingga menjelang akhir laga, namun Argentina kemudian melakukan aksi bangkit yang dramatis.