Mengapa Arsenal Masih Berhati-Hati di Bursa Transfer?

Arsenal
Sumber :
  • 24h.com.vn

Olret – Juara Premier League tersebut tidak terburu-buru untuk mempercepat aktivitas mereka di bursa transfer; mereka menaruh kepercayaan pada strategi hati-hati Andrea Berta di tengah melonjaknya harga pemain dan risiko disalip oleh rival dalam upaya mengamankan target-target utama.

img_title Ruben Amorim Mengungguli Lawan, Man Utd Menelan Kekalahan Mengejutkan dari AC Milan

Setelah kekalahan lewat aksi bangkit lawan (comeback) dari PSG di final Liga Champions, manajer Mikel Arteta segera mengisyaratkan ambisi Arsenal untuk bursa transfer musim panas. "Kami ingin mencapai level berikutnya. Hal itu membutuhkan ambisi, kecepatan, dan kecerdasan," ujar manajer asal Spanyol tersebut dalam konferensi pers pascapertandingan di Budapest.

Secara teoretis, Arsenal masih memiliki banyak waktu untuk menunjukkan ambisi dan kecerdikan mereka di bursa transfer. Namun, dibandingkan dengan anggota "Big 6" lainnya, klub asal London ini sejauh ini menjadi yang paling pasif. Mereka baru mendatangkan dua pemain: pemain sayap asal Yunani, Christos Tzolis, dengan biaya $45 juta dan kiper pelapis Illan Meslier melalui transfer gratis dari Leeds United.

img_title Carrick Melakukan Sesuatu yang Istimewa Bagi Mainoo Setelah Kejutan Piala Dunia

Para penggemar yang rasional memahami bahwa bursa transfer masih berada di tahap awal dan Arsenal mungkin akan meningkatkan aktivitas mereka setelah Piala Dunia 2026 usai. Mereka juga benar dalam beranggapan bahwa juara Premier League tersebut tidak memerlukan perombakan besar-besaran pada susunan pemain utama mereka.

Arsenal

Photo :
  • vnexpress.net

img_title Rodri Menerima Peringatan Keras dari Pemain Rekrutan Bintang Man City Menjelang Community Shield

Kendati demikian, ada beberapa masalah yang mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar. Arsenal menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mengejar talenta muda Leicester City, Jeremy Monga, namun akhirnya Manchester City justru masuk dan merampungkan kesepakatan tersebut di saat-saat terakhir. Selanjutnya, rencana untuk merekrut Morgan Rogers dari Aston Villa—pemain yang telah diminati Arteta selama lebih dari setahun—juga gagal terwujud ketika Chelsea secara tak terduga membayar biaya rekor sebesar $158 juta.

Ini adalah target-target yang benar-benar diinginkan dan diupayakan secara serius oleh Arsenal. Meskipun awalnya memimpin perburuan untuk kedua pemain tersebut, mereka akhirnya mundur karena harga yang diminta melampaui batas anggaran mereka.

Ada dua cara untuk memandang kegagalan ini. Di satu sisi, Arsenal menunjukkan disiplin finansial. Di sisi lain, para penggemar berhak mempertanyakan proses negosiasi yang membiarkan dua target utama lepas ke tangan rival.

Contoh terkini keberhasilan Arsenal menangani transfer besar adalah perekrutan Declan Rice pada tahun 2023. Saat itu, mereka menghindari perang penawaran dengan meyakinkan gelandang asal Inggris tersebut bahwa Arsenal adalah tujuan utamanya. Manchester City sempat mencoba ikut campur namun segera mundur setelah menyadari bahwa Rice sudah bertekad untuk bergabung dengan klub yang bermarkas di Emirates tersebut. Namun, pada musim panas ini, Arsenal gagal mengulangi formula tersebut.

Pasar transfer tampaknya telah berubah dengan cara yang tidak diantisipasi oleh Arsenal. Di awal musim panas, hanya sedikit yang menduga Rogers akan meninggalkan Aston Villa dengan nilai transfer sebesar $158 juta. Akan tetapi, nilai pasar pemain terus melonjak—sebagian dipicu oleh langkah Manchester City yang mengeluarkan dana $153 juta untuk Elliot Anderson.

Halaman Selanjutnya
img_title