Tottenham Menelan Kekalahan Telak Pada Laga Pembuka Liga Premier
- thethao247.vn
Olret – (Hasil sepak bola) Tottenham mengawali musim Liga Premier 2026/27 dengan hasil yang sangat buruk, menelan kekalahan telak 3-0 di tangan Brentford—meskipun telah melakukan belanja besar-besaran di musim panas dan ada ekspektasi tinggi terhadap skuad asuhan Roberto De Zerbi.
Tottenham kembali menelan kekalahan dengan pola yang tak asing lagi
Roberto De Zerbi telah memperingatkan Tottenham agar tidak melupakan kejadian musim lalu. Namun, tepat pada laga pembuka musim baru ini, Spurs justru mengingatkan para penggemar akan momen-momen yang ingin dilupakan tersebut.
Tim tamu asal London itu dibuat kewalahan oleh Brentford hampir sejak menit-menit awal pertandingan di Gtech Community Stadium.
Keane Lewis-Potter membuka keunggulan pada menit ke-12, sebelum Vitaly Janelt menggandakan kedudukan pada menit ke-33. Tottenham memasuki jeda pertandingan dengan ketertinggalan 0-2, setelah gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Performa ini sangat mengecewakan, terutama mengingat aktivitas Spurs di bursa transfer.
Sandro Tonali, pemain rekrutan pemecah rekor senilai sekitar £100 juta, tampil di lini tengah namun gagal membantu Tottenham mengendalikan permainan. Bek tengah Jan Paul van Hecke juga kesulitan mengimbangi kecepatan dan intensitas permainan Brentford.
De Zerbi segera bereaksi dengan memasukkan Mateus Fernandes dan Rodrigo Bentancur di awal babak kedua. Namun, sebelum Tottenham sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan, hasil pertandingan praktis sudah ditentukan.
Michael Kayode bereaksi cepat menyusul situasi sepak pojok untuk mengubah skor menjadi 3-0 pada menit ke-49.
Brentford sebenarnya bisa menang dengan selisih gol yang lebih besar seandainya eksekusi penalti Igor Thiago tidak membentur tiang gawang.
Uang tidak bisa serta-merta menciptakan tim yang padu
Sebelum pertandingan, De Zerbi menegaskan bahwa segala penilaian akhir harus dibuktikan di lapangan. Dan lapangan memberikan jawaban yang telak.
Tottenham diperkuat pemain-pemain yang lebih mahal, namun Brentford tampil lebih unggul dalam hal organisasi permainan, intensitas, dan kekompakan. Skuad asuhan Keith Andrews mempertahankan kerangka tim yang stabil dari musim sebelumnya, membuktikan bahwa sistem permainan yang terasah dengan baik terkadang lebih krusial daripada sekadar kumpulan pemain rekrutan bernilai jutaan poundsterling.
James Maddison kembali bermain setelah absen cukup lama dengan masuk sebagai pemain pengganti, namun itu praktis menjadi satu-satunya hal positif bagi Spurs dalam laga yang ingin segera mereka lupakan.