Obat-obatan untuk Mengobati Kanker Esofagus

Obat-obatan untuk Mengobati Kanker Esofagus
Sumber :
  • https://d1vbn70lmn1nqe.cloudfront.net/

OlretObat-obatan terapi target merupakan salah satu dari beberapa pilihan yang digunakan untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran kanker kerongkongan

Dokter sering meresepkan obat-obatan ini bersamaan dengan metode pengobatan lain, seperti pembedahan, kemoterapi, dan radiasi.

Penanganan kanker kerongkongan mencakup pengobatan kanker standar, seperti pembedahan untuk mengangkat tumor. Selain itu, penanganan ini juga meliputi kemoterapi dan radiasi untuk membasmi sel kanker serta mengecilkan ukuran tumor.

Dalam beberapa tahun terakhir, obat-obatan terapi target juga telah menjadi bagian penting dalam pengobatan kanker kerongkongan.

Obat-obatan terapi target mampu mengenali sel kanker dan mengganggu cara kerja sel tersebut. Hal ini dapat menghentikan atau memperlambat penyebaran kanker kerongkongan. 

Penelitian menunjukkan bahwa terapi target efektif bila digunakan bersamaan dengan pengobatan lain, seperti kemoterapi.

Artikel ini mengulas lebih dalam mengenai jenis-jenis obat terapi target yang diresepkan dokter untuk menangani kanker kerongkongan, cara kerjanya, serta potensi efek sampingnya.

1. Trastuzumab (Herceptin)

Trastuzumab (Herceptin) menargetkan protein yang disebut human epidermal growth factor receptor 2 (HER2). Dokter meresepkan obat ini bagi penderita kanker kerongkongan. 

Hal ini dikarenakan HER2 dapat membantu pertumbuhan sel kanker kerongkongan, dan kadar protein ini terkadang ditemukan tinggi pada sel-sel kanker tersebut.

Trastuzumab bekerja dengan mengenali protein HER2 dan menghambat fungsinya. Proses ini dapat memperlambat perkembangan kanker.

Biasanya, trastuzumab diberikan melalui infus intravena (IV). Anda akan menerimanya setiap tiga minggu sekali. Anda mungkin juga akan menjalani kemoterapi pada saat yang bersamaan.

Pengobatan dapat menyebabkan efek samping, antara lain:

- demam.

- menggigil.

- sakit kepala.

- batuk.

Namun, efek samping ini umumnya ringan dan relatif lebih mudah ditangani.

2. Fam-trastuzumab deruxtecan (Enhertu)

Fam-trastuzumab deruxtecan (Enhertu) juga menargetkan protein HER2, namun obat ini bekerja secara langsung bersama kemoterapi. 

Obat terapi target ini berperan sebagai penunjuk arah atau peta bagi kemoterapi, mengarahkannya langsung ke sel-sel kanker. 

Obat ini menempel pada protein HER2 sehingga pengobatan kemoterapi dapat secara langsung menemukan dan membasmi protein HER2 tersebut.

Biasanya, Anda akan menerima fam-trastuzumab deruxtecan melalui infus setiap tiga minggu sekali.