3 Tips Bermanfaat untuk Menangani Serangan Migrain di Tempat Kerja
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Olret – Migrain saat bekerja bisa sangat melumpuhkan dan sulit dijelaskan kepada orang lain. Berbicara dengan manajer serta bagian sumber daya manusia (SDM) mungkin dapat membantu. Jika diperlukan, mintalah surat keterangan dari dokter.
Anda mungkin memenuhi syarat untuk mendapatkan penyesuaian di tempat kerja berdasarkan Americans with Disabilities Act (ADA). Pertimbangkan opsi seperti penyesuaian tugas, jam kerja fleksibel, atau bekerja dari rumah.
Lakukan persiapan sebelumnya dengan merencanakan pengaturan tugas selama Anda tidak masuk, meminimalkan pemicu, serta menyiapkan perlengkapan untuk mengatasi migrain yang berisi obat-obatan, air, dan camilan.
Jika migrain sering terjadi atau tergolong parah, Anda mungkin memenuhi syarat untuk mengambil cuti tanpa bayaran berdasarkan Family and Medical Leave Act (FMLA).
Mengalami serangan migrain saat bekerja memang berat. Berikut adalah sembilan kiat dan cara untuk membantu Anda melaluinya.
Saat migrain menyerang ketika Anda berada di rumah, Anda bisa mematikan lampu, berbaring di bawah selimut, dan memejamkan mata sampai rasa sakit itu hilang.
Namun, di tempat kerja, Anda sering kali harus menahan rasa sakit tersebut hingga tiba waktunya pulang, kecuali jika Anda bisa meninggalkan kantor lebih awal.
Lebih dari 90 persen penderita migrain menyatakan bahwa mereka tidak mampu berfungsi dengan baik untuk bekerja saat serangan migrain terjadi.
Namun, sering kali sulit untuk menjelaskan kepada atasan mengapa Anda tidak bisa menyelesaikan pekerjaan apa pun.
Migrain merupakan penyakit yang tidak terlihat, sehingga orang-orang di sekitar Anda tidak mungkin bisa mengetahui seberapa hebat rasa sakit yang Anda alami.
Perlu tetap bekerja meski sedang mengalami migrain? Cobalah tiga tips ini agar hari-hari Anda di kantor terasa lebih bisa dijalani.
1. Bicaralah dengan atasan Anda
Migrain tidak sama dengan patah tulang atau terkena flu. Gejalanya tidak terlihat.
Salah satu alasan mengapa migrain sering dipandang negatif adalah karena rasa sakit yang Anda alami tidak bisa dilihat oleh orang lain.
Orang lain mungkin dengan mudah menganggap migrain sekadar sakit kepala biasa yang tidak perlu dirisaukan; hal ini membuat migrain menjadi topik yang sulit untuk dibicarakan di lingkungan kerja.