Hal yang Perlu Diketahui tentang Menopause dan Perubahan Suasana Hati
- https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images
Olret – Orang yang mengalami menopause mungkin merasakan perubahan suasana hati tertentu, seperti mudah marah, cemas, atau depresi.
Jika perubahan suasana hati yang Anda alami tergolong parah atau terus berlanjut, bicarakanlah dengan dokter mengenai pilihan pengobatan yang tersedia.
Seiring dengan berkurangnya produksi estrogen dalam tubuh, tubuh dan otak Anda dapat mengalami berbagai perubahan. Beberapa perubahan ini berkaitan dengan suasana hati (mood).
Meskipun sebagian orang mungkin dapat memperbaiki suasana hati mereka melalui perubahan gaya hidup, seperti rutin melakukan aktivitas fisik atau mengurangi stres orang lain mungkin memerlukan saran atau penanganan dari tenaga medis profesional.
Penyebab Perubahan Suasana Hati
Saat seseorang menginjak usia pertengahan hingga akhir 30-an, kadar estrogen dan progesteron dalam tubuhnya mulai menurun secara perlahan. Proses alami yang bertahap ini mengarah pada fase perimenopause, dan kemudian menopause.
Estrogen membantu mengatur hormon-hormon tertentu yang dapat memengaruhi suasana hati, seperti serotonin dan dopamin. Estrogen juga berperan dalam mendukung fungsi otak tertentu, termasuk kemampuan kognitif.
Ketika kadar estrogen berubah, suasana hati Anda pun dapat ikut berubah.
Penurunan kadar estrogen dapat menyebabkan seseorang sesekali mengalami lupa atau merasa pikirannya tidak jernih (brain fog), yang bisa memicu rasa frustrasi dan berdampak negatif pada suasana hati.
Menopause dan perimenopause juga dapat menimbulkan tantangan fisik yang mungkin memengaruhi suasana hati secara buruk.
Contohnya adalah gejala seperti sensasi panas tiba-tiba (hot flashes) dan keringat di malam hari, yang dapat mengganggu tidur serta berkontribusi terhadap perubahan suasana hati.
Selain itu, masa menopause sering kali menjadi periode yang membawa berbagai perubahan lain. Beberapa orang mungkin merasakan kecemasan umum terkait penuaan, atau mengalami stres akibat peristiwa hidup tertentu, seperti masa pensiun.
Faktor risiko
Tidak semua orang mengalami perubahan suasana hati selama masa menopause. Namun, beberapa faktor dapat meningkatkan risikonya, seperti:
- riwayat depresi.
- tingkat stres yang tinggi.
- menurunnya kesehatan fisik.
Jenis-jenis Perubahan Suasana Hati
Selama masa perimenopause dan menopause, Anda mungkin mengalami satu atau beberapa perubahan suasana hati, seperti: