Sudah Weekend Tapi Tetap Merasa Belum Istirahat? Ini Penyebabnya
- freepik.com/tirachardz
Olret – Senin sampai Jumat rasanya sudah ditunggu-tunggu karena ingin cepat-cepat libur. Namun, ketika weekend akhirnya datang, bukannya merasa segar, tubuh malah tetap lelah. Bangun lebih siang, rebahan seharian, bahkan tidak melakukan banyak aktivitas, tetapi rasanya energi belum juga kembali.
Kalau kamu sering mengalami hal ini, mungkin masalahnya bukan karena kurang lama beristirahat. Ada beberapa kebiasaan yang justru membuat waktu libur belum terasa sebagai istirahat yang benar-benar memulihkan.
Tidur terlalu lama untuk membayar kurang tidur
Begadang atau tidur terlalu sedikit selama hari kerja sering membuat seseorang mencoba menggantinya dengan tidur jauh lebih lama ketika weekend.
Padahal, pola tidur yang berubah drastis dari hari kerja ke akhir pekan bisa membuat ritme tidur-bangun menjadi kurang teratur. Akibatnya, bangun lebih siang belum tentu membuat tubuh terasa lebih segar.
Istirahat yang lebih membantu justru dimulai dari jadwal tidur yang cukup dan relatif konsisten sepanjang minggu.
Pikiran masih sibuk memikirkan pekerjaan
Tubuh memang sudah berada di rumah, tetapi pikiran belum tentu ikut pulang.
Mengecek email kantor, memikirkan pekerjaan yang belum selesai, mengingat deadline minggu depan, atau terus memutar kejadian di kantor dalam kepala dapat membuat otak tetap berada dalam mode bekerja.
Karena itu, weekend yang terlihat kosong belum tentu terasa menenangkan jika pikiran masih dipenuhi urusan pekerjaan.
Weekend malah dipenuhi aktivitas
Ada yang menghabiskan hari libur untuk membereskan rumah, pergi ke banyak tempat, bertemu teman, mengurus berbagai keperluan, sampai menyelesaikan pekerjaan pribadi yang tertunda.
Semua aktivitas tersebut sebenarnya tidak salah. Namun, jika jadwal weekend terlalu penuh, tubuh tetap mendapatkan sedikit kesempatan untuk benar-benar santai.
Libur bukan berarti harus mengisi setiap jam dengan kegiatan.
Terlalu lama bermain HP
Rebahan sambil scrolling memang terasa seperti aktivitas paling santai. Namun, terus-menerus menerima informasi dari media sosial, video, berita, dan percakapan online bisa membuat pikiran tetap aktif.
Belum lagi jika scrolling dilakukan sampai larut malam. Waktu yang seharusnya digunakan untuk tidur justru berkurang tanpa terasa.