Haaland Menyebabkan Norwegia Kebobolan Satu Gol
- Theguardian.com
Olret – Inggris terhindar dari kebobolan gol kedua saat melawan Norwegia dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 setelah adanya intervensi VAR.
Setelah Jude Bellingham mencetak gol penyeimbang bagi Inggris menjelang akhir babak pertama perempat final Piala Dunia 2026, Norwegia tampak kembali unggul pada menit ke-55.
Menyambut sepak pojok dari Patrick Berg, Torbjørn Heggem muncul di tiang jauh untuk memasukkan bola ke dalam gawang, yang memicu kegembiraan luar biasa di kalangan pendukung Norwegia. Namun, kegembiraan itu tidak berlangsung lama karena para pemain Inggris segera melayangkan protes kepada wasit Clément Turpin.
Tayangan ulang gerak lambat memperlihatkan bahwa Erling Haaland menggunakan tangannya untuk mendorong Elliot Anderson hingga terjatuh saat bola sedang dikirimkan ke dalam kotak penalti. Insiden ini mendapat perhatian khusus dari VAR, mengingat Anderson sebenarnya bisa saja ikut dalam upaya pertahanan seandainya ia tidak dihalangi.
Wasit Turpin kemudian disarankan untuk memeriksa monitor VAR guna meninjau insiden tersebut. Ia tidak butuh waktu lama untuk memutuskan membatalkan gol Norwegia itu. Menurut pakar wasit ITV, Christina Unkel, terdapat alasan yang jelas untuk menyatakan adanya pelanggaran, karena Haaland telah merentangkan lengannya sepenuhnya dan mengerahkan tenaga yang cukup untuk membuat pemain Inggris tersebut kehilangan keuntungan posisinya dalam duel itu.
Keputusan ini membuat Haaland tampak jelas frustrasi, terutama mengingat penyerang asal Norwegia tersebut merupakan tumpuan serangan utama tim Nordik itu dalam turnamen tahun ini. Namun, bagi Inggris, hal itu merupakan keberuntungan krusial; seandainya gol tersebut disahkan, tim berseragam putih itu akan berada dalam posisi yang sangat sulit.
Sebelumnya, kontroversi sempat muncul terkait gol pembuka Norwegia. Pada menit ke-36, Andreas Schjelderup mencetak gol lewat tembakan dari sudut sempit; bola sempat membentur tiang gawang sebelum melewati garis gawang. Harry Kane mengklaim dirinya dilanggar dari belakang oleh Patrick Berg dalam proses terjadinya gol tersebut. Kapten Inggris itu memegangi pergelangan kakinya dan memprotes wasit, namun VAR tidak melakukan intervensi, sehingga gol Norwegia tetap disahkan.
Setelah kebobolan, Inggris bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Jude Bellingham. Kane kemudian juga sempat memasukkan bola ke dalam gawang, namun gol tersebut dianulir karena *offside*—sebuah keputusan yang belakangan dipastikan tepat.