Hisense A10 Resmi Meluncur, Ponsel E-Ink dengan Layar Warna Magnetik dan Android 16
- Hisense
Olret – Hisense akhirnya resmi meluncurkan seri A10 setelah berbulan-bulan memberikan bocoran mengenai smartphone dengan konsep yang cukup berbeda dari kebanyakan ponsel saat ini. Seri terbaru tersebut terdiri dari Hisense A10 Pro dan A10 Ultra, yang sama-sama mengandalkan layar E Ink sebagai panel utama, tetapi menawarkan layar LCD warna tambahan yang dapat dipasang dan dilepas secara magnetis.
Seri Hisense A10 mulai dijual di China pada 28 Agustus 2026 dengan harga mulai dari 2.799 yuan. A10 Pro tersedia dalam konfigurasi 8GB+128GB seharga 2.799 yuan, 8GB+256GB seharga 2.999 yuan, serta 12GB+512GB dengan harga 3.499 yuan. Sementara itu, A10 Ultra dibanderol 3.198 yuan untuk varian 8GB+128GB, 3.398 yuan untuk 8GB+256GB, dan 3.898 yuan untuk konfigurasi 12GB+512GB.
Kedua model hadir dalam pilihan warna Moon White dan Bamboo Green dengan bobot sekitar 190 gram. Meski konsepnya berbeda dari smartphone konvensional, Hisense tetap mempertahankan sejumlah fitur yang membuat A10 dapat digunakan sebagai perangkat Android sehari-hari.
Daya tarik utama seri ini tentu terletak pada layar E Ink berukuran 6,13 inci yang menggunakan panel Carta 1300. Layarnya memiliki resolusi 1.648 x 824 piksel dengan kepadatan 300 PPI, mendukung 256 tingkat grayscale serta 36 tingkat pencahayaan depan dengan pengaturan warna. Spesifikasi tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih menyerupai kertas.
Berbeda dari panel OLED atau LCD pada smartphone biasa, layar E Ink menggunakan cahaya dari lingkungan sekitar untuk membentuk tampilan. Karakteristik tersebut membuatnya cocok untuk aktivitas seperti membaca buku elektronik, mempelajari dokumen, memberikan anotasi pada PDF, hingga belajar dalam waktu lama. Hisense juga memadukannya dengan chip E Ink T2000 yang bertugas menangani proses penyegaran layar secara mandiri untuk membantu mengurangi efek ghosting sekaligus meringankan beban prosesor utama.
Namun, Hisense tidak sepenuhnya mengorbankan kemampuan menampilkan konten berwarna. Seri A10 justru menawarkan layar LCD warna sekunder berukuran 4,96 inci yang dapat ditempelkan pada bagian belakang perangkat menggunakan sistem magnet dan kontak logam.
Ketika layar tambahan tersebut dipasang, A10 dapat digunakan lebih menyerupai smartphone biasa. Pengguna bisa mengakses media sosial, melihat foto dan grafik berwarna, membaca komik berwarna, hingga menikmati video pendek. Setelah selesai, layar tersebut dapat dilepas sehingga perangkat kembali mengandalkan panel E Ink sebagai layar utamanya.