Cara Mencegah Refluks Asam dan Rasa Terbakar di Dada (Heartburn)
- https://dk4fkkwa4o9l0.cloudfront.net/
Olret – Tidur dengan posisi miring ke kiri dan meninggikan posisi kepala dapat membantu mengurangi gejala refluks asam; hal ini kemungkinan disebabkan oleh anatomi kerongkongan serta berkurangnya tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah.
Menghindari makanan pemicu, makan lebih awal, serta memilih porsi makan yang lebih kecil namun lebih sering merupakan langkah penyesuaian pola makan yang dapat membantu meredakan refluks asam dengan cara mencegah tekanan berlebih pada sfingter esofagus bagian bawah dan mengurangi jumlah makanan yang belum tercerna di dalam lambung.
Meskipun perubahan gaya hidup dan pola makan sering kali sudah cukup efektif, penggunaan obat-obatan yang dijual bebas maupun resep dokter seperti penghambat pompa proton (PPI) dapat dilakukan untuk mengatasi refluks asam yang terus-menerus.
Akan tetapi, penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan risiko, seperti kekurangan vitamin B12 serta peningkatan risiko infeksi atau patah tulang.
Refluks asam juga dikenal sebagai refluks gastroesofageal (GER). Jika Anda mengalaminya lebih dari dua kali seminggu, Anda mungkin menderita penyakit refluks gastroesofageal (GERD).
Jika Anda sering mengalami refluks asam, perubahan gaya hidup dan pola makan tertentu dapat membantu. Jika perubahan tersebut tidak memberikan kelegaan, obat-obatan yang dijual bebas (OTC) juga dapat membantu mencegah refluks asam atau meredakan gejalanya.
Perubahan Gaya Hidup
Kasus refluks asam yang terjadi sesekali atau tergolong ringan biasanya dapat dicegah dengan menerapkan beberapa perubahan gaya hidup.
1. Tidurlah dengan posisi miring ke kiri
Tidur dengan posisi miring ke kiri dapat membantu mengurangi gejala refluks asam lambung di malam hari.
Meskipun penyebab pastinya belum sepenuhnya jelas, hal ini dapat dijelaskan melalui anatomi kerongkongan. Kerongkongan terhubung ke sisi kanan lambung, sehingga tidur miring ke kiri menjaga asam lambung tetap jauh dari sfingter esofagus bagian bawah.
Sfingter ini biasanya berfungsi mencegah asam lambung dan makanan yang belum dicerna naik kembali ke tenggorokan, namun berbagai faktor termasuk posisi tidur Anda dapat menyebabkan gangguan pada fungsinya.
2. Angkat kepala Anda
Sebuah tinjauan sistematis tahun 2021 mengkaji penelitian yang ada yang menunjukkan bahwa meninggikan posisi kepala saat tidur dapat membantu mengurangi gejala refluks asam.